SuaraBanten.id - Seorang atlet Difabel cabang olahraga (cabor) Boccia di Asean Para Games 2022 asal Kota Cilegon mendapat hadiah spesial di hari ulang tahunnya. Sebut saja Handayani, ia mendapat medali pada 5 Agustus 2022 lalu tepat dengan tanggal kelahirannya.
Tak hanya 1 medali Handayani bahkan mendapatkan 2 medali perak yang dia peroleh yaitu di cabor Boccia individu dan Boccia tim.
“Tidak ada momen yang membahagiakan di hari ulang tahun selain mendapatkan hadiah ini,” ujar Handayani, Minggu (7/8/2022).
“Ga nyangka banget, luar biasa, makasih buat doa semuanya,” sambung Handayani ketika ditanya perasaannya mendapatkan medali di ajang internasional.
Usai menerima medali, Handayani berpesan kepada kaum disabilitas untuk tetap semangat.
“Semoga kaum disabilitas tetap semangat, gali potensi yang ada, tunjukan kalau kita itu mampu menjadi juara,” ungkapnya.
Handayani juga berharap Pemerintah bisa terus memperhatikan kaum disabilitas seperti dirinya.
“Harapannya semoga pemerintah dan masyarakat memperhatikan dan mendukung disabilitas, karena kita ini ada di tengah kalian,” ujarnya.
Handayani sendiri merupakan anak tunggal di keluarganya. Ia juga menceritakan ibunya telah meninggal dunia dan ayahnya tinggal di luar kota.
“Saya anak satu-satunya, tapi ibu sudah meninggal dari Handay SD, bapak juga tinggal di luar kota, jadi Handay tinggal sama Uwa di Temu Putih,” jelas Handayani yang tempat tinggalnya berhadapan langsung dengan makam umum.
Walaupun hidup serba berkecukupan, Handayani tidak patah semangat dibuktikan dengan gelar sarjana yang disandangnya.
“Alhamdulillah Handayani sekarang ngajar, tahun kemaren lulus dari Untirta fakultas FKIP, yah walaupun Handay tidak seperti manusia pada umumnya tapi Handay ingin buktiin kalau Handay itu bisa, Handay mampu untuk bersosialisasi,” tegas Handayani yang waktu semasa sekolahnya selalu diantar uwanya menggunakan sepeda.
Baca Juga: Menparekraf: Asean Para Games 2022 Bangkitkan Ekonomi dan Buka Lapangan Kerja
Lebih lanjut, Handayani menjelaskan saat ini dirinya langsung mempersiapkan untuk kejuaraan Asian Para Games.
Berita Terkait
-
Kuota Mudik Gratis Pemprov Banten 2026: Info Pendaftaran, Rute, dan Syarat Lengkap
-
Stasiun Jatake Resmi Beroperasi, Siap Layani 20 Ribu Penumpang KRL per Hari
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Ultimatum Wali Kota Cilegon ke PT Vopak: Pastikan Tak Ada Warga Terdampak
-
Puluhan Warga Sekitar PT Vopak Keluhkan Sesak Nafas, Pusing dan Mual
-
Misi Putus Kutukan 3 Tahun! Tavares Minta Persebaya Tampil Sempurna Lawan Dewa United
-
BREAKING NEWS! Tangki Timbun PT Vopak Indonesia Diduga Bocor, Kepulan Gas Oranye Membumbung Tinggi
-
Kali Cibanten Jadi Alternatif Wisata Baru Selain Pantai di Provinsi Banten