SuaraBanten.id - Pesulap Merah alias Marcel Radhival belakangan menyita perhatian publik lantaran gencar membongkar praktik perdukunan atau dukun palsu. Salah satu yang saat ini sedang banyak mendapat sorotan publik yakni aksi Pesulap Merah membongkar padepokan Gus Samsudin.
Karenanya, nama Pesulap Merah pun semakin dikenal hingga diundang sebagai bintang tamu ke beberapa acara. Terbaru, sebuah video viral memperlihatkan Pesulap Merah membicarakan tentang santet menyita perhatian.
Pernyataan Pesulap Merah yang mengaku tak percaya santet gaib banyak mendapat kritik yang salah satunya dari pria bernama Abu Takeru. Dalam video viral yang diunggah akun TikTok @abutakeru0 tersebut, pria bernama Abu Takeru awalnya memberi apresiasi kepada Pesulap Merah.
Apresiasi tersebut diberikan lantaran Marcel berani membongkar trik para dukun yang bahkan tidak bisa dilakukan oleh para ustaz. Dalam video tersebut dirinya juga membeberkan jika santet yang berupa sihir itu ada dan wajib untuk dipercaya.
"Mas Marcel atau pesulap merah izinkan saya untuk mengkritisi Anda. Pertama, sungguh saya sangat apresiasi dan sangat seneng banget dengan apa yang Anda lakukan kemarin, membongkar dukun palsu itu yang mana mungkin," ungkap pria tersebut pada awal video.
"Banyak ustadz yang gak bisa sampai melakukan hal tersebut, semoga Allah menjadikan pahala buat pesulap merah atau mas marsel," .
Meski demikian apresiasi yang diberikan tidak menghalangi pria tersebut mengkritik kepada Pesulap Merah. anda karna ini adalah kritikan yang insyaallah sebagai bentuk cinta sebagai sesama muslim.
"Oke, tadi di video Anda menyatakan bahwasanya santet itu cuma ada dua yaitu dengan menggunakan racun atau ramuan atau sebagianya dan juga dengan tekanan psikologi. Untuk masalah tekanan psikologi itu bener, itu dibahas dari sisi ilmu psikologinya, saya setuju," papar Marchel.
"Untuk masalah ramuan-ramuan atau dikasih benda tertentu ini pun bener, Imam Syafi'i pun menyampaikan bahwasanya diantara sirih ada yang dengan menggunakan ramuan, tanaman yang ibaratnya kalau ganja aja bisa bikin orang halu kan berarti ada dong tanaman-tanaman yang bisa memberi efek-efek seperti itu," tanyanya.
Baca Juga: Jerinx SID Bebas, Fakta Mengejutkan Anak Amien Rais Terbongkar
"Tapi Anda bilang di video tersebut juga bahwasannya gak ada santet yang sifatnya gaib, nah ini yang harus saya kritisi sihir itu ada dan kita wajib percaya. Mungkin kebanyakan salah paham dengan statement 'gak boleh percaya sihir, sihir itu musyrik, sihit itu kafir harus dirinci mempraktekkan sihir itu kafir, itu syirik, betul, tapi percaya adanya sihir itu wajib." lanjutnya.
Kemudian Abu Takeru juga menjelaskan bagaimana adanya sihir dengan fakta-fakta yang dilandasi dengan ayat-ayat Alquran. Kata dia, Allah menyampaikan tentang adanya pelet, adanya santet lewat Nabi SAW.
Bahkan Nabi Muhammad SAW pernah disihir, pernah disantet, dalam hadits shahih Bukhari dan Muslim dan beliau kena santet ini tidak mengurangi kemuliaan beliau sama sekali.
"Ini untuk menunjukan bahwasannya kemuliaan bukan pada kebal. Beliau terkena santet tapi beliau mulia dengan ini. Dan takdir Allah beliau kena santet adalah untuk mengajarkan kita bagaimana kalau seandainya kita kena santet. Nabi SAW disantet oleh Yahudi bernama Nabib Bin Aksam dan si Yahudi ini menyantet Nabi SAW dengan mengambil rambut beliau," ungkapnya.
"Jadi yang dijadikan buhul kemudian dijadikan bahan untuk menyakiti Nabi SAW adalah dari rambut beliau. Di Surat Al-Baqarah ayat 102 Allah berfirman ada tentang masalah pelet dan juga penyihir yang bisa memisahkan antara suami dengan istrinya, dengan bantuan setan dan banyak hadits-hadits lainnya," jelas Abu Takeru.
Video kritikan tersebut menuai berbagai komentar netizen karena tidak sedikit dari mereka yang memberi pembelaan untuk sang Pesulap.
Berita Terkait
-
Viral Video Petani Tuban Terbang Pakai Drone, Memangnya Drone Bisa Angkat Manusia?
-
Viral Hari Ini, Hilang Esok Hari: Mengapa Kita Sering Terjebak 'Lupa' pada Masalah?
-
Sahroni Sentil Polisi Soal Pemotor Ninja 'Sok Jago': Jangan Tunggu Viral Baru Bertindak
-
Pesta Timuran Jaksel Suguhkan Kemeriahan Budaya Indonesia Timur dengan Lagu Viral dan Joget Maumere
-
Tampang Ciut Bang Jago Naik Ninja Pukul Pengendara di Jagakarsa, Kini Pasrah Dites Urine Polisi
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Berawal dari Niat Jahat Sopir dan Kernet, Bisnis Gelap Rokok Polos di Banten Berakhir di Jeruji Besi
-
Minimalisir Terpapar Pinjol, Puluhan Mahasiswa Diedukasi Literasi Keuangan
-
Komisi III Sorot Kelebihan Bayar Rp1,5 Miliar pada Proyek RSUD Cilegon: Harus Ada Pertanggungjawaban
-
Gunung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III, Warga Pesisir Pandeglang Diminta Menjauh 5 Km
-
Gunung Anak Krakatau Level Siaga, KSOP Minta Pelaku Pelayaran Waspada