SuaraBanten.id - Wakil Wali Kota Serang Subadri Ushuludin mengultimatum Pemerintah Kabupaten Serang segera memasang palang pintu pada sejumlah perlintasan kereta api. Pemasangan tersebut termasuk di perlintasan kereta api Silebu Toplas, Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten yang kemarin terjadi kecelakaan.
Menurut Subadri, salah satu penyebab kecelakaan odong-odong yang menewaskan 9 orang warganya disebabkan tak terdapat palang pintu di perlintasan kereta api tersebut.
"Saya meminta ini kan Kabupaten Serang kalau Kota (Serang) semua sudah sekalipun manual," kata Subadri, Rabu (27/7/2022).
Keberadaan palang pintu di setiap perlintasan kereta api dinilai sangat penting dan bisa mengurangi resiko kecelakaan lalu lintas. Dia berharap kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan bermotor dengan kereta api ini menjadi yang terakhir.
"Segera perlintasan rel dipasang palang pintu sekalipun manual juga kaya kota serang mudah-mudahan kejadian ini terakhir lah buat masyarakat kita," ujarnya.
Kata Subadri, keberadaan odong-odong di wilayahnya akan dilakukan pendataan untuk pengecekan kelayakan operasi. Mengingat, lanjutnya, odong-odong yang tertabrak kereta api mengalami overload dan overdimensi.
"layak tidak beroperasi karena menurut saya betul musibah tapi ini bukan kali pertama sehingga pemkot secepatnya pendataan," ungkapnya.
Pihak kepolisian mengupdate data korban dalam insiden kecelakaan maut bertambah menjadi 35 orang, sebanyak 34 orang penumpang dan 1 orang sopir. Sebanyak 9 orang meninggal dunia dan 25 orang penumpang mengalami luka-luka.
Kontributor : Anwar Kusno
Baca Juga: Doa Bersama untuk Korban Odong-odong Tertabrak Kereta Api, Warga Harapkan Pemasangan Palang Pintu
Berita Terkait
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh
-
Dua KA Mogok Bersamaan di Pasar Senen, Penumpang Serayu Tertahan 4 Jam
-
KNKT Ungkap Fakta Baru Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
-
Pemberkasan Rampung, Siapa Yang Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur?
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siasat Licik di Cipocok Jaya, Pria di Serang Habisi Teman Wanita Lalu Gantung Jasadnya di Pohon
-
Pabrik Kimia PT MCCI Diduga Meledak, Asap Putih dan Bau Menyengat Hantam Pemukiman
-
Investor Jepang Lirik Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo: Investasi Aman dan Kondusif
-
Subuh Akbar Berhadiah Umrah di Masjid Agung Cilegon Diserbu Warga
-
Sosok Yanti Mustati, Dewan Perempuan Peraih Suara Terbanyak, Tetap Luangkan Waktu Mengajar Ngaji