Scroll untuk membaca artikel
Hairul Alwan
Minggu, 24 Juli 2022 | 09:18 WIB
ILUSTRASI lumba-lumba di Perairan Merak, Cilegon, Banten [Foto : dispar.bulelengkab.co.id]

"Setahu saya memang kadang terlihat ada, tapi engga terus terusan," kata Lutfi saat dikonfirmasi Suara.com, Sabtu (23/7/2022) malam.

Kata Lutfi, kemunculan lumba-lumba di perairan Selat Sunda memang sering terjadi. Namun, jumlahnya tidak banyak hanya bergerombol saja.

Menurutnya, penyebab lumba-lumba sering muncul di Perairan Merak, karena mengisi udara dalam tubuhnya yang digunakan untuk menghasilkan energi ketika di laut.

Lutfi memaparkan lumba-lumba bernafas menggunakan paru-paru tetapi kulit lumba lumba harus selalu menyentuh air.

Baca Juga: Citayam Fashion Week Kini Jadi Panggung Artis dan Orang Kaya, Netizen Miris: Uang Lebih Berkuasa

"Jadi, mereka melompat sekejap ke permukaan air untuk bernafas melalui lubang diatas kepalanya," jelasnya.

Kontributor : Firasat Nikmatullah

Load More