SuaraBanten.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Provinsi Banten menemukan kasus baru Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immune Deficiency Syndrome atau HIV-AIDS sebanyak 12 orang berdasarkan laporan dari sejumlah rumah sakit.
"Kami minta semua penderita HIV/AIDS agar berobat rutin ke rumah sakit," kata Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Kabupaten Lebak Firman Rahmatullah, Kamis (7/7/2022).
Pemkab setempat mengoptimalkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat untuk pencegahan penyebaran penyakit menular tersebut.
Jumlah temuan kasus tersebut, ujarnya, tergolong sedikit karena diperkirakan banyak yang belum terdata. Kasus HIV/AIDS seperti fenomena gunung es yang artinya hanya sedikit yang tampak di permukaan, sedangkan kebanyakan tidak terdata.
Ia mengatakan penyebaran penyakit itu lebih banyak terjadi lantaran perilaku berisiko para heteroseksual.
Pada kesempatan itu, ia menyebut tentang target estimasi penanganan penderita di daerah setempat dan jumlah total mereka yang hingga saat ini serius secara rutin menjalani pengobatan. Total warga setempat 1,2 juta jiwa.
Ia juga menyebut kebanyakan kalangan penderita HIV/AIDS di daerah setempat. Ia mengaku masih rendah kesadaran mereka setempat berisiko tertular penyakit itu untuk memeriksakan kesehatannya.
Penyebaran penyakit itu, ucapnya, antara lain karena perilaku seks bebas, penggunaan jarum suntik atau transfusi darah dari penderita dan ibu positif yang sedang menyusui bayinya.
Ia menyebut sebaran penderita tidak hanya di kota besar di Lebak, namun juga sudah merambah pedesaan terpencil di daerah selatan Banten ini. Hal itu, ujar dia, karena banyak warga pedesaan bekerja di kota dan terpengaruh dengan perilaku hidup berisiko tertular HIV/AIDS.
"Kami minta warga dapat memeriksakan kesehatannya, terutama bagi masyarakat dengan gaya hidup berisiko (tertular HIV/AIDS)," katanya. (Antara)
Baca Juga: Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi, Wakil Rakyat: Ini Bukan Memudahkan Masyarakat
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
- Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
- Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV
- Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
PAN Cilegon Bidik Kursi Ketua DPRD dan Wali Kota, Yandri Susanto Dorong Dede Rohana Maju 2029
-
World Cleanup Day 2026, JHL Group Gandeng Banksasuci Bersihkan Sampah di Sungai Cisadane
-
BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras
-
Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1