SuaraBanten.id - Membahas kasus narkoba yang menimpanya Mei 2022 kemarin, Gary Iskak blak-blakan. Saat itu, Gary Iskak menjadi perbincangan hangat karena dua kali terjerat kasus narkoba.
Gary Iskak menceritakan kepada Arie Untung kronologi kejadian dirinya sampai ditangkap polisi terkait narkoba. Rupanya, itu semua berawal dari perjanjian membuat konten YouTube.
"Maksudnya gua mampir sebentar niatnya, ngobrol-ngobrol. Eh baru 20 menit, jeng jeng (polisi datang). Salah tempat dan waktunya," ungkap Gary Iskak dalam tayangan di YouTube Cerita Untungs pada Senin (20/6/2022).
Dalam penyelidikan, Gary Iskak dinyatakan positif menggunakan sabu. Ternyata Gary Iskak tak sengaja menghirup sabu seolah dijebak.
"Enggak (sempat mencicipi sabu). Jadi karena mungkin menghirup dan lama di situ," terang Gary Iskak.
"Kayaknya sih (dijebak). Nggak tau. Gue nggak punya duit, salah orang," lanjut Gary Iskak.
Meski sudah feeling dijebak, Gary Iskak tak bisa menuduh sembarang. "Pasti tau lah (ada yang memakai sabu), karena nggak ada yang terlihat jadi gue diem aja," lanjut tutur bapak 4 anak ini,
Lebih lanjut, Gary Iskak mengaku tegang dan stres saat ditangkap polisi karena kepikiran keluarga. Namun sang istri diceritakan mempercayai Gary Iskak 100 persen.
Tak seperti yang disangka masyarakat, Gary Iskak ternyata hanya ditahan 1 hari di kantor polisi. Selebihnya Gary Iskak dilarikan ke rumah sakit karena penyakit livernya kambuh.
Baca Juga: Merasa Ada yang Jebak saat Ditangkap, Gary Iskak: Gue Nggak Punya Duit, Salah Orang
"Gua nggak bawa obat kan. Mau pingsan, akhirnya angkat tangan 'Nggak sanggup, bawa saya ke rumah sakit'. 3 hari infus. Sehari (di kantor polisi)," terang Gary Iskak.
Penangkapan tersebut menjadi pelajaran berharga untuk Gary Iskak.
"Lebih berhati-hati walaupun gua sudah ekstra hati-hati, sudah berusaha, mungkin ini ujiannya dari Allah," pungkas Gary Iskak.
Berita Terkait
-
Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin
-
Berkedok Bengkel di Pidie, Jaringan Clandestine Lab Racik Sabu 'Blue Ice' Berkualitas Super
-
Bongkar Pabrik Sabu Berkedok Bengkel di Aceh, Polisi Tetapkan 10 Tersangka Termasuk 2 WNA China
-
Malaysia Kirim 1,6 Ton Narkoba ke Indonesia, Dasco Puji Operasi Kapolri Suyudi
-
Operasi Narkoba di Kampung Ambon: 7 Orang Diciduk, Positif Narkotika hingga Tenteng 15 Senjata Tajam
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu