SuaraBanten.id - Sebuah pabrik palet bernama PT Gaya Indonesia yang berada di Jalan Waringin Kurung, Kampung Cigodag, Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten terbakar hebat. Pekerja yang sedang beraktivitas dan masyarakat sekitar pun langsung berhamburan.
Kebakaran pabrik tersebut terjadi sekira pukul 11.15 WIB. Dalam insiden kebakaran itu konstruksi bangunan pabrik yang didominasi oleh bahan kayu terbakar habis. Bahkan hampir rata di lahap si jago merah.
"Awal kejadian sekitar pukul 10.15 WIB, dibelakang lagi ada pembakaran oven, jadi kena percikan apinya itu loncat ke palet," kata Heru kepada Suara.com di lokasi kejadian, Selasa (21/6/2022).
Lebih lanjut, Heru yang merupakan warga sekitar mengatakan bahwa percikan api yang menyambar palet sempat ditanggulangi dengan air. Namun, karena angin yang cukup kencang mengakibatan api terus menjalar ke area pabrik.
"Tadi sempet ditanggulangi pertama kali dengan di siram, tapi karena anginnya gede api nyamber lagi ke palet, akhirnya terjadi kebakaran seperti ini," ujarnya sambil menunjuk parbrik.
Heru menjelaskan saat api mulai membesar, banyak pekerja yang berhamburan keluar. Sebagian pekerja berusaha memadamkan api dengan alat pemadam ringan (apar) atau menyiram dengan air.
Dari pantauan Suara.com, kobaran api sangat besar. Asap hitam membumbung tinggi. Ada sekitar unit mobil PMK dari Pemkab Serang dan Kota Cilegon yang berusaha memadamkan kobaran api.
Sementara itu, pihak kepolisian dan pemilik pabrik tersebut belum bisa dimintai keterangan. Beruntung, dalam insiden itu tidak mengakibatkan korban jiwa. Namun, berdasarkan informasi yang diterima kerugian ditaksir senilai Rp2 Miliar.
Kontributor : Firasat Nikmatullah
Baca Juga: Diguyur Hujan Deras, Pohon Besar di Rangkasbitung Lebak Tumbang
Berita Terkait
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan
-
Kebakaran Hanguskan Lima Kios di Pasar Ngemplak Tulungagung, Kerugian Capai Rp70 Juta
-
Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Hadapi Kemarau Panjang, Ratusan RW di Jakarta Berstatus Rawan Kebakaran
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Kemasan Berkualitas jadi Senjata UMKM Bersaing di Pasar Modern
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Ayah Kritis, Anak di Cilegon Tewas Usai Motornya Ditubruk Mobil Honda CRV