SuaraBanten.id - Baru-baru ini rilis pemain indonesia termahal baru saja dirilis. Berdasarkan data tersebut, gelandang naturalisasi Timnas Indonesia Marc Klok jadi pemain Indonesia termahal.
Melansir unggahan Instagram @transfermarkt_official, Marc Klok ada diperingkat tertinggi daftar pemain Indonesia dengan nilai pasar tertinggi yakni 450 ribu euro (sekitar Rp7 miliar).
Marc Klok memuncaki klasmen lantaran memang punya track record bagus selama berkarier di Liga 1.
Pada posisi kedua, nama Asnawi Mangkualam yang berkarier di Ansan Greeners di tempat kedua. Eks PSM Makassar ini punya nilai pasar sebesar 375 ribu euro (sekitar Rp5,8 miliar).
Sementara pada urutan ketiga, ada Stefano Lilipaly yang baru saja pindah dari Bali United ke Borneo FC. Bintang yang akhirnya dipanggil ke timnas Indonesia lagi ini ditaksir punya nilai transfer sebesar 350 ribu euro (Rp5,4 miliar).
Sedangkan pada posisi selanjutnya ada lima pemain yang punya nilai transfer sama, yakni sebesar 325 ribu euro (setara Rp5 miliar). Kelima pesepakbola itu yakni, Pratama Arhan, Ezra Walian, Febri Hariyadi, Evan Dimas, dan striker yang masih belum dilirik Shin Tae-yong, Ilija Spasojevic.
Pada dua nama terakhir di daftar tersebut ada pemain muda yang langganan memperkuat Timnas Indonesia yaitu Rachmat Irianto dan Saddil Ramdani. Kedua pemain ini ditaksir punya nilai pasar 300 ribu euro (sekitar Rp4,6 miliar).
Dari 10 nama tersebut, mereka semua didominasi pemain timnas Indonesia. Hanya ada tiga nama yang tak dipanggil oleh Shin Tae-yong ke pemusatan latihan jelang FIFA Matchday, yakni Febri Hariyadi, Ezra Walian, dan Spaso.
Timnas Indonesia saat ini sedang melakukan persiapan untuk FIFA Matchday melawan Bangladesh. Setelah itu skuad Garuda akan mentas di Kualifikasi Piala Asia 2023 menghadapi Yordania, Kuwait, dan Nepal.
Baca Juga: Jelang Pertandingan Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Stefano Lilipaly Optimis Dapatkan Hasil Terbaik
Tag
Berita Terkait
-
Telan Kekalahan Ketiga di Piala Dunia U-15 2026, Timnas Indonesia U-15 Dibantai Prancis
-
Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup
-
Shin Tae-yong Bongkar Rencana Persija di League Cup, Pratama Arhan dan Shayne Pattynama Siap Beraksi
-
Absen Dua Pertandingan Gladbach, Ada Apa dengan Kevin Diks?
-
Media Asing: Taktik Kilat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-15 Ditiru Timnas Spanyol
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu