SuaraBanten.id - Kabar putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz hilang terbawa arus sungai di Swiss belakangan menjadi sorotan publik. Hingga kini, polisi dan petugas SAR setempat masih melakukan pencarian.
Di sisi lain, Wali Kota Bogor yang juga menjabat Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Bima Arya meminta Wali Kota yang hadir dalam HUT ke-22 APEKSI di Kota Bandar Lampung memanjatkan doa untuk keluarga dan anak Ridwan Kamil.
Agenda yang dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo dihadiri 58 Wali Kota, 11 Wakil Wali Kota, dan sejumlah pendamping.
“Pak Menteri, Bapak/Ibu Wali Kota, sebelum saya menyampaikan sambutan, izinkan saya memohon keikhlasan dari bapak ibu menundukan kepala sejenak,” kata Bima Arya.
“Pagi tadi kami baru mendapatkan kabar bahwa keluarga Gubernur Jawa Barat Pak Ridwan Kamil, mendapatkan musibah, anaknya hilang hanyut di Swiss pada siang kemarin. Sampai saat ini masih dalam pencarian,” ujar Bima Arya.
Dalam kesempatan itu Bima Arya mengajak peserta yang hadir mendoakan anak Ridwan Kamil agar ditemukan dalam keadaan sehat walafiat.
“Marilah kita berikan doa yang terbaik, Insya Allah ditemukan dalam keadaan sehat walafiat. Mudah-mudahan doa kita dikabulkan Allah SWT,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, anak pertama Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz, dikabarkan hilang saat berenang di sungai Aeree di Swiss. Informasi tersebut dikonfirmasi oleh keluarga Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzaman.
“Bahwa benar anak pertama kakak kami, Ridwan Kamil, yang bernama Emmeril Khan Mumtadz atau biasa dipanggil Eril mengalami musibah di Bern, Swiss pada 26 Mei 2022 siang hari waktu Swiss,” kata Elpi kepada wartawan, Jumat, (27/5/2022)
Menurut informasi, saat kejadian tersebut terjadi, Eril sedang berenang di sungai Aaree, Bern bersama adik dan kawannya.
Namun, ketika ingin naik ke permukaan, Eril terseret arus sungai yang cukup deras yang sebelumnya sempat mendapat bantuan dari temannya. Kondisi Eril saat ini masih dalam pencarian tim SAR dan polisi Swiss.
“Kami mohon doa agar Eril dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat dan baik. Dapat berkumpul kembali bersama keluarga dalam keadaan sehat wal afiat,” harapnya.
Mengetahui kabar tersebut, Gubernur Jaw Barat Ridwan Kamil langsung menyusul ke Swiss.
Berita Terkait
-
Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Profil Timnas Swiss: Red Devils Bisa Jadi Mimpi Buruk di Piala Dunia 2026
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat
-
6 Fakta Pembunuhan Sopir Taksi Online di Serang: Pelaku Divonis Seumur Hidup
-
Awas! Galon 'Ganula' Usia 11 Tahun Masih Beredar, 92 Juta Warga RI Terancam Bahaya BPA
-
Minat Ternak Rendah, Stok Sapi Lokal Banten Hanya Mampu Penuhi 19 Persen Kebutuhan Kurban
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Hakim Ganjar Pembunuh Sopir Taksi Online Penjara Seumur Hidup