SuaraBanten.id - Sebanyak empat orang yang diduga terlibat penyalagunaan narkotika jenis sabu ditangkap Badan Narkotika Nasional Provinsi alias BNNP Banten.
Keempat tersangka itu yakni dua hakim PN Rangkasbitung berinisial D dan YR, satu orang ASN PN Rangkasbitung berinisial RAS, dan satu orang pembantu rumah tangga berinisial H.
Keempat orang tersebut diketahui positif mengonsumsi narkoba jenis sabu berdasarkan tes urine yang dilakukan petugas.
Terkait perkara tersebut, Kepala BNNP Banten Brigjen Pol Hendri Marpaung mengatakan, YR sudah mengalami ketergantungan terhadap sabu. YR mengonsumsi narkoba lebih dari setahun.
Sementara, D dan RAS mengonsumsi narkoba sejak mengenal YR. Adapun jenis narkoba yang dikonsumsi mereka yakni jenis ice crystal. Jenis ini disebut-sebut sebagai sabu kelas wahid.
“Hasil test kit kita duga ini jenis ice crystal. Untuk akurasi dan detailnya nanti hasil uji lab,” ujar Hendri Marpaung saat ekspose pengungkapan kasus narkotika, Senin (23/5/2022).
Kata Hendri, ada dua jenis ice crystal, yakni Blue Ice dan Red Ice. Jenis Blue Ice Crystal pertama kali diketahui masuk Indonesia pada 2018, saat Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap penyelundupan sabu-sabu jenis Blue Ice sebanyak 10 kg di Kalimantan Barat.
Sedangkan, pada tahun 2013 sabu-sabu Red Ice telah beredar terlebih dahulu di Indonesia. Sabu-sabu Red Ice merupakan sabu-sabu dengan harga yang lebih mahal dari sabu biasa.
Dikutip dari klikdokter.com, sabu jenis ini dibuat melalui tiga kali proses. Sementara, sabu yang biasanya lazim beredar hanya satu kali proses pembuatan. Untuk tingkat kemurnian sabu blue ice bisa mencapai 100 persen.
Baca Juga: Bungkus Sabu Pakai Kemasan Minuman Saset, Pengedar Sabu di Cilegon Dibekuk
Bentuk sabu blue ice menyerupai batu yang berwarna biru muda mengilap atau seperti pecahan kaca. Bahayanya, sabu blue ice bisa dipakai berulang-ulang kali oleh penggunanya.
Bedanya dengan sabu biasa, sabu blue ice juga bisa langsung dijual dan dinikmati pecandu narkoba tanpa melalui proses pengolahan lagi.
Menurut Medical News Today, sabu blue ice bersifat sangat adiktif, dan penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan masalah verbal dan gangguan keterampilan motorik.
Beberapa orang yang memakainya bisa mengalami penurunan berat badan yang cepat, tapi cenderung kembali naik ketika seseorang berhenti mengonsumsinya.
Berbagai efek samping penggunaan sabu blue ice tentu sangat merugikan kesehatan dan juga mental. Penggunaan berlebih sabu blue ice diketahui menyebabkan psikosomatis, atau keluhan-keluhan kesehatan yang terjadi ketika seseorang mengalami gangguan psikologis atau mental.
Selain itu, ketika digunakan secara teratur atau dalam dosis tinggi, sabu kristal dapat menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai metamfetamin psikosis, merasa halusinasi dan paranoia, serta insomnia.
Berita Terkait
-
Selain Indonesia, Singapura Jadi Sasaran Warga Malaysia Selundupkan Ganja dan Sabu
-
Hakim Banding Kabulkan Permintaan Nadiem Makarim, Lima Saksi Termasuk Eks Bos GoTo Akan Diperiksa
-
Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya
-
Vonis 20 Tahun! Hakim PN Situbondo Hukum Berat Ayah dan Paman yang Rudapaksa Anak Kandung
-
Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Nekat Banget! 990 Besi di Atas Trailer Digondol Pakai Mobil Crane
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator