SuaraBanten.id - Kecelakaan maut kembali terjadi. Kali ini terjadi di Panjalu Ciamis, Jawa Barat, yang melibatkan bus pariwisata atau bus PO Pandawa.
Informasi yang didapat, korban kecelakaan bus Ciamis kembali bertambah menjadi empat orang. Satu korban kritis akhirnya meninggal dunia dini hari tadi, Minggu (22/5/2022).
Satu korban warga Sukamulya atas nama Hj. Sri Mulyani. Tiga orang warga Desa Payungsari, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis bernama Feri, Enok dan Omah dari Pagerageng.
Sebelumnya rombongan bus berangkat dari Kecamatan Sukamulya Kabupaten Tangerang menuju beberapa titik ziarah ke arah Cirebon, Panjalu-Ciamis dan Pamijahan-Tasikmalaya. Adapun panitia ziarah Hj. Anjar dari Majelis Ta’lim Tarbiatul Muftabi’in.
Mengutip dari Bantennews -jaringan Suara.com, sebanyak 118 peserta dalam rombongan tersebut berangkat dari Pasar Caplak Desa Kali Asih, pada Sabtu (21/05/2022) pukul 00.00 WIB dengan menggunakan 2 unit bus PO Komara dan PO Pandawa plat DK-7307-WA.
Naas, di lokasi kejadian bus diduga mengalami rem blong hingga menabrak kendaraan dan rumah warga. Bus yang datang dari arah Utara, Panjalu menuju arah Selatan atau Panumbangan.
Tiba di lokasi kejadian, Bus Po Pandawa menemui jalan menurun menabrak kendaraan mikrobus yang sedang berhenti dipinggir jalan sebelah kiri.
Tidak berhenti di situ, kemudian Bus PO Pandawa menabrak kendaraan sepeda motor dan kendaraan boks dari arah berlawanan.
“Lalu kendaraan Bus PO Pandawa menabrak rumah yang berada di kanan jalan,” Kapolres Ciamis AKBP Tony Prasetyo dalam keterangan tertulis.
Sementara korban luka ringan di Puskesmas Payungsari yaitu:
1. Hj. Sadiah-Tangrerang
2. Hj. Tinah-Tangerang
3. Hj. Aditi-Tangerang
4. Hj. Darip-Tangerang
5. Ibu Sutinah-Tangerang
6. Bp. Solihin-Tangerang
7. Bp. Agus Sukanto-Tangerang
8. Sadad Nouval-Tangerang
9. Ibu Siti Munawaroh-Tangerang
10. Luqnah Izatinisa-Tangerang
11. Hj. Rokah-Tangerang
12. Bp. Andri Yadi-Tasik
13. Hilman-Pagerageung
14. Ibu Hayati-Tangerang
15. Nanan-Tangerang
16. Ibu Yeti-Paripurna
Luka ringan di Puskesmas Panjalu yaitu :
1. Sumiati (43)
2. Nanda Saputra (50)
3. Suanah (50)
4. Sadiah (52)
5. Tuti Awaliyah (45)
6. Kiran (8)
7. Zihan (12)
8. Ade Ridwan (24)-Paripurna
9. Aulia (14)
10. Azkiya Maulida (11)
11. Nihayah (53)
12. Sahrudin (31) kondektur bus, Tgr
13. Suhaedan (60)
14. Suryanah (57)
15. Uti (65)
16. Nafsiah (45)
17. Sarniti (47)
18. Sukriyah (70)
19. Tumah (75)
20. Afian (65)
21. Komariyah (49)
22. Erah (58)
Tag
Berita Terkait
-
Ringsek Parah! Begini Penampakan Bus Wisata PO Pandawa Usai Kecelakaan Maut Di Ciamis Tewaskan 3 Orang
-
Bus Pariwisata Tabrak Rumah Warga di Ciamis, Empat Orang Meninggal Dunia
-
Begini Kesaksian Warga Setempat Saat Bus Pariwisata Alami Kecelakaan Maut di Cianjur
-
Mengerikan! Penampakan Kecelakaan Bus Pariwisata di Ciamis Tabrak Rumah
-
Diduga Hilang Kendali Saat Lintasi Jalanan Menurun, Bus Pariwisata Tabrak Tiga Rumah di Ciamis
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL
-
Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi
-
Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD
-
Motor Hantam Forklift di Jalan Raya Serang-Tangerang, Pasangan Suami Istri Tewas
-
DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi