SuaraBanten.id - Setelah ramai dikritik, Deddy Corbuzier akhirnya menghapus video podcast bersama Ragil Mahardika. Hal itu dia lakukan sebagai respons atas tuntutan masyarakat yang menilainya mendukung LGBT.
Di samping menuai kontroversi, Deddy Corbuzier juga mengikuti saran guru spiritualnya Gus Miftah. Permintaan itu diucap langsung saat ia berbincang dengan sang presenter di podcast Close The Door, 10 Mei 2022.
"Coba lo ambil hp lo, kemudian di take down dan disampaikan ke masyarakat, 'Nih, sudah gue hapus'," ujar Gus Miftah, dikutip Rabu (11/5/2022).
"Oh, bisa. Nggak ada masalah itu mah," timpal Deddy Corbuzier.
Bagi Deddy Corbuzier, bukan perkara besar bila memang podcast bersama Ragil Mahardika ditolak masyarakat karena memuat konten sensitif.
Mantan suami Kalina Oktarani bahkan dengan senang hati mengikuti permintaan Gus Miftah untuk menghapus konten podcast bersama Ragil Mahardika usai mendapat banyak nasehat.
"Konten saya masih banyak," kata Deddy Corbuzier.
Keputusan Deddy Corbuzier menghapus konten tersebut mendapat respon positif dari Gus Miftah. Ia berterima kasih dengan kebesaran hati sang presenter dalam mengakui kesalahan.
"Ini soalnya saya mewakili netizen juga," ucap Gus Miftah.
Namun reaksi berbeda ditunjukkan warga dunia maya saat potongan tayangan podcast tersebut diposting ulang oleh salah satu akun gosip di Instagram.
Ada yang menyoroti cara Deddy Corbuzier saat merespon permintaan Gus Miftah sebagai bentuk kesombongan.
"Sombong ya om DC, yang kontennya banyak," tulis pemilik akun @anisihp.
Sedang yang lain mengomentari masalah Deddy Corbuzier sebagai bentuk karma karena yang bersangkutan pernah mencibir perilaku artis lain.
"Akhirnya kepleset juga nih orang. Terkadang terlalu sombong, nggak sedikit juga suka nyinyirin teman sesama artis," kata pemilik akun @dianananda480.
Berita Terkait
-
Singgung soal Korupsi dan Perampasan Aset, Gus Miftah Colek Sufmi Dasco
-
Gus Miftah Masuk Kepengurusan PBNU Baru, Ini Misi Strategis di Baliknya
-
Razia Moral Selamatkan Keluarga, Puluhan Kaum LGBT Ditangkap di Turki
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu