SuaraBanten.id - Kecelakaan beruntun kembali terjadi di Banten. Kali ini terjadi di Jalan Raya Serang – Pandeglang tepatnya di Kampung Pertanian Kelurahan Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang.
Peristiwa kecelakaan lalu lintas itu terjadi pada Senin (9/5/2022) sekira pukul 23.00 WIB, yang menyebabkan 7 kendaraan rusak.
Ketujuh kendaraan yang mengalami kecelakaan adalah satu Hino Bus Asli Prima nopol A-7785-K yang dikendarai oleh Mustagfirin (54), dua sepeda motor yaitu Jupiter MX dengan nopol tidak diketahui yang dikendarai oleh Royani, dan Honda Beat nopol A-5653-H.
Kemudian empat mobil lainnya yakni Daihatsu Ayla nopol A-1131-AN yang dikemudikan oleh Akbar Nurahmadani, Suzuki Ertiga nopol A-1075-FX dikendarai oleh Mr. X, Nissan Grand Livina nopol A-1067-JC yang dikemudikan oleh Sukur Mauludin, dan Daihatsu Terios nopol B-2898-SOA yang dikendarai oleh Briptu Tasya Febriana.
Kapolres Serang Kota AKBP Maruli A Hutapea mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.
Kapolres menjelaskan peristiwa bermula ketika bus yang dikemudikan oleh Mustagfirin dari arah Pandeglang menuju Kota Serang hilang kendali saat melintasi jalanan menurun di lokasi kejadian.
“Sopir kurang konsentrasi dan hilang kendali sehingga tidak bisa mengendalikan kendaraan tersebut kemudian menabrak 6 kendaraan yang berada di depannya serta dari arah berlawanan,” terangnya pada Selasa (10/5/2022).
Ia menambahkan dalam kejadian tersebut mengakibatkan anggota Satlantas Polres Serang Kota yakni Briptu Mitta Agustina yang berada di Daihatsu Terios mengalami syok dan mendapatkan perawatan medis.
Akibat kecelakaan itu arus lalu lintas di lokasi kejadian pun mengalami kemacetan panjang.
Baca Juga: Polisi Catat 30 Orang Meninggal Sepanjang Libur Lebaran di Aceh
“Tujuh kendaraan yang terlibat kecelakaan mendapatkan kerusakan dan diamankan dikantor Unit Gakkum Lantas Polres Serang Kota untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Hutapea.
Tag
Berita Terkait
-
Polisi Catat 30 Orang Meninggal Sepanjang Libur Lebaran di Aceh
-
Heboh, Peristiwa Janggal Terjadi Saat Warga Lebak Nonton Film KKN di Desa Penari, Layar Bioskop Mendadak Mati
-
Gara-gara Petunjuk Dukun, Tujuh Pria di Lebak Banten Dikeroyok Massa, Dituduh Sebagai Komplotan Maling Hewan Ternak
-
Angka Kecelakaan Selama Arus Mudik Lebaran 2022 Disebutkan Turun 31 Persen
-
Bersaing dengan JIS, Wahidin Halim Resmikan Banten International Stadium, Kapasitas Penonton 30.038 Orang
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai
-
Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok
-
Rekor Tiga Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi ke Jakarta, Bareskrim Buru Jaringan Pilot Malaysia
-
Judol dan Pinjol Intai Buruh Banten, Ada Pekerja Terlilit Utang Miliaran hingga Kena PHK
-
Pilot Malaysia Terbangkan Pesawat ke Indonesia dalam Kondisi Positif Kokain hingga Ekstasi