SuaraBanten.id - Kecelakaan beruntun terjadi di di ruas tol Tangerang-Merak, tepatnya di km 73.600 B pada Minggu (8/5/2022) sekitar pukul 04.20 WIB.
Pada peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut mengakibatkan 14 orang alami luka-luka dan dilarikan ke RS Sari Asih Serang, Banten.
Direktur Lalu-lintas Polda Banten, Komisaris Besar Polisi Budi Mulyanto membenarkan kejadian tersebut.
"Kecelakaan beruntun ini tidak ada korban jiwa," katanya.
Peristiwa kecelakaan beruntun itu melibatkan tiga kendaraan yaitu kendaraan Daihatsu Luxio nomor registrasi B 2421 PFH dan dua kendaraan yang tidak diketahui identitasnya.
Kronologi tabrakan beruntun itu berawal kendaraan Daihatsu Luxio yang dikemudikan AR berjalan dari arah Merak menuju Tangerang di lajur cepat.
Namun, tiba di tempat kejadian perkara diduga kendaraan hendak berpindah lajur ke kiri tiba-tiba tertabrak dari belakang sebelah kanan oleh kendaraan yang tidak diketahui identitasnya.
Kemudian kendaraan terdorong ke depan lalu menabrak bagian belakang kendaraan truk yang tidak diketahui identitasnya. Penyebab kecelakaan itu salah satu faktor adalah pengemudi kendaraan yang tidak diketahui identitasnya tidak menjaga jarak aman, sehingga menabrak bagian belakang kendaraan Daihatsu Luxio.
Selanjutnya Daihatsu Luxio terdorong lalu menabrak bagian belakang kendaraan sejenis truk yang tidak diketahui identitasnya.
Mulyanto menjelaskan akibat kecelakaan lalu lintas, terdapat 14 orang luka-luka dan telah dibawa ke RS Sari Asih di Serang.
Untuk korban telah dibawa ke RS Sari Asih, posisi akhir kendaraan berada di antara lajur kiri dan lajur kanan menghadap ke arah Ttmur, Daihatsu Luxio rusak serta kedua kendaraan lain yang terlibat kecelakaan lalu-lintas itu melanjutkan perjalanan.
Penyidik juga telah menghubungi dan berkoordinasi dengan pihak PT Jasa Raharja Cabang Banten untuk penjaminan terhadap korban. "Untuk penyelidikan terkait kasus laka tersebut kini ditangani penyidik Ditlantas Polda Banten," ujarnya.
Sementara itu Kepala Bidang Humas Polda Banten, Komisaris Besar Shinto Silitonga, menyampaikan ucapan turut prihatin kepada korban. "Kami turut prihatin atas peristiwa kecelakaan lalu-lintas yang mengakibatkan 14 orang luka-luka dalam kecelakaan itu,"ujarnya.
Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar saat mengemudikan kendaraan di jalan raya terutama di ruas jalan Tol, tetap waspada dan berhati-hati serta selalu konsentrasi dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal.
"Agar pengendara disiplin dan mematuhi peraturan lalulintas saat berkendara terutama di ruas jalan Tol, dan menjadi pelopor keselamatan berlalu-lintas. Utamakan keselamatan karena keluarga menanti di rumah. " ujarnya. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Ditabrak Minibus di Jalan Juanda Kota Depok, Pengendara Motor Tewas, Usai Terpental ke Seberang Jalan
-
Kecelakaan Beruntun di KM 73.600 B Tol Tangerang - Merak, Belasan Orang Luka-luka
-
Kecelakaan Pajero Maut Hilang Kendali di Tuban, 11 Orang Luka-luka
-
CEK FAKTA: Benarkah Stefan William Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan saat Syuting Sinetron?
-
Arus Balik Lebaran 2022, Sehari Ini Dua Kecelakaan Tragis Terjadi di Jalur Pantura Tuban
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang