SuaraBanten.id - Setelah menjalani puasa Ramadhan sebulan penuh, datanglah momen Idul Fitri. Salah satu tradisi yang begitu melekat saat menyambut lebaran adalah mudik. Sayangnya tidak semua orang bisa pulang kampung setiap tahunnya. Bagi yang rindu kampung halaman namun tak bisa mudik, berikut ada sederet film bertema mudik.
Meski tak bisa kumpul bareng keluarga besar, film berikut bisa jadi rekomendasi tontonan saat libur Lebaran. Yuk simak ulasan lengkapnya.
1. 3 Hari Untuk Selamanya (2007)
3 Hari Untuk Selamanya merupakan film karya sutradara Riri Riza yang rilis pada 2007. Film yang dibintangi oleh Nicholas Saputra dan Adinia Wirasti ini menceritakan Yusuf dan Ambar yang mudik ke Yogyakarta. Perjalanan yang dilakukan dari Jakarta tersebut normalnya hanya memakai waktu satu hari. Namun mereka malah menghabiskan waktu tiga hari di jalanan. Mereka pun harus memutar otak agar dapat menghadiri pernikahan kakak Ambar yang digelar tiga hari lagi.
2. Mudik Lebaran (2011)
Film Mudik Lebaran mengisahkan tentang seorang pria bernama Gunadi yang diminta pulang kampung. Tokoh yang diperankan oleh Irwansyah tersebut sudah tiga tahun tidak bertemu orang tuanya. Selain Gunadi, film ini juga menceritakan beberapa tokoh yang dihadapkan dengan konflik masing-masing menjelang Lebaran.
3. Mencari Hilal (2015)
Selanjutnya ada film Mencari Hilal yang dibintangi oleh Oka Antara dan Deddy Sutomo. Kisahnya berfokus pada sosok Heli (Oka Antara) yang pulang kampung karena harus mengurus paspor. Namun, konflik lama dengan sang ayah membuat kepulangan Heli tak berbuah baik. Heli malah diminta kakaknya untuk menemani sang ayah mencari hilal jika ingin mendapatkan paspor.
4. Sampai Jadi Debu (2021)
Berikutnya ada film Sampai Jadi Debu yang dibintangi oleh Cut Mini, Yasamin Jasem, dan Wafda Saifan. Film ini mengisahkan tentang sebuah keluarga dimana sang ibu mengidap Alzheimer. Pada kondisi tua renta seperti itulah, sang ibu membutuhkan anak-anak untuk merawatnya.
5. Pulang (2022)
Yang terbaru ada film karya sutradara Azhar Kinoi Lubis. Dibintangi oleh Imelda Therinne dan Tinggi Agus Rahman, film ini menceritakan tentang sebuah keluarga yang pulang ke rumah eyang. Meski kepulangan mereka bukan saat Lebaran, namun perjalanan ke kampung halaman tersebut memberikan banyak pelajaran. Film ini baru rilis 2 April 2022 lalu lho.
Nah, itu dia rekomendasi film yang dapat dijadikan tontonan saat lebaran nanti. Boleh banget nih nontonnya bareng keluarga atau orang terkasih.
Berita Terkait
-
Beautiful Pain: Kisah Nyata Perjuangan Perempuan Bangkit dari Luka KDRT
-
Kemenhub Gelar Mudik Gratis Pakai Bus di Nataru, Catat Tanggal Pendaftarannya
-
'Beautiful Pain': Kisah Perjuangan Perempuan yang Berani Keluar dari Pernikahan Toxic
-
Ketua Komite FFI 2026 Ikut Kaget, Publik Pertanyakan Transparansi Seleksi Piala Citra
-
Irma Rihi Tak Masuk Nominasi FFI 2026, Arie Kriting: Apa Karakter Orang Timur Harus Selalu Miskin?
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu