SuaraBanten.id - PT. Pratama Galuh Perkasa atau PT PGP yang berada di Kecamatan Grogol Kota Cilegon, Banten bisa dibilang menjadi salah satu perusahaan terus berkembang. Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cilegon Helldy Agustian saat menghadiri Khitanan Massal yang digelar dalam rangka HUT ke-24 PT. PGP, Sabtu (26/3/2022).
Kata Helldy, PT. PGP disebutkan telah mempunyai kantor perwakilan di Jakarta, Surabaya, Balikpapan, Kalimantan Timur. Ia berharap perusahaan yang bergerak di bidang jasa transportasi dan Forwarder menjadi perusahaan nasional.
"Saya berharap PT. PGP ini bisa berkembang menjadi perusahaan nasional yang aslinya dari Cilegon," kata Helldy.
Helldy pun menyinggung soal ratusan anak yatim dan duafa yang mengikuti khitanan Massal yang dilakukan PT. PGP. Ia menyebut kegiatan tersebut merupakan kontribusi perusahaan secara langsung pada masyarakat.
"Semoga acara serupa bisa terus dijalankan dengan target yang lebih banyak dan antusias warga tinggi mengikutinya," pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris PT PGP Sefti Mirega Siregar mengatakan, setelah dua tahun sebelumnya HUT PT. PGP tidak digelar lantaran pembatasan pergerakan manusia karena Pandemi Covid-19. Sementara, lantaran pergerakan manusia di tahun ini sudah mulai dilonggarkan, HUT PGP yang jatuh pada 23 Maret itu kembali digelar.
"Selama 2 tahun ini kita off karena pandemi, jadi tahun ini kita merayakan lagi ultah PGP. Tahun ini kami menggelar sunatan massal 250 anak di Kota Cilegon," katanya ditemui saat prosesi khitan massal PT. PGP di Masjid Darrurohman Lingkungan Tegalwangi, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon.
Kata Sefti, khitan massal yang digelar pihaknya bekerjasama dengan Assosiasi Doktor Khitan Indonesia Arrahman Tangerang.
"Mereka mendatangkan 20 tim, 10 dokter dan 10 nakes untuk proses sunatan massal," ungkapnya.
Baca Juga: Super Cepat! Cilegon-Bandara Soetta Bisa Ditempuh 25 Menit Naik Helicity
Lebih lanjut, Sefti mengungkap menggelar sunatan massa lantaran menginginkan perusahaannya lebih berkah. Kata dia, perusahaannya memang terus dijalankan layaknya perusahaan lain, namun ia ingin PT PGP maju berkat dia masyarakat yang dibantunya.
"Semoga bantuan ini bisa memberi manfaat bagi masyarakat. Selain kegiatan ini kami juga mengadakan santunan setiap bulannya untuk anak yatim.
"Kita ada yayasan juga Galuh Pundi Amal, itu yayasan dibawah PGP, jadi PGP ini memberikan program CSR nya kepada yayasan ini. Jadi yayasan ini yang mengelola yatim terus mobil ambulan jenazah gratis, terus misalnya warga setempat ada yang meninggal atau ada masalah, kita bisa membantu," ungkapnya.
Berita Terkait
-
ASN Cilegon Dilarang Hedon dan Dinas Luar Kota, Wali Kota Terapkan Aturan Ketat
-
Update Pertemuan Wali Kota Cilegon dengan BKPM Soal Kadin Cilegon Minta Jatah Proyek
-
Khitanan Massal di Legok, Aksi Nyata Mahasiswa FKIK UNJA untuk Masyarakat
-
Profil dan Agama Robinsar Wali Kota Cilegon
-
Helldy Agustian Pilih Tak Ngantor Selama Masa Tenang Hingga Pencoblosan Karena Alasan Ini
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Simak Jadwal KRL Rangkasbitung - Tanah Abang Terbaru
-
Piring Nasi Terancam! Ratusan Hektare Sawah di Lebak Terancam Puso, Petani Hanya Bisa Pasrah
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 23: Bedah Peta Kekayaan Harta Karun Tambang Indonesia
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 5 Halaman 112: Bedah Tuntas Singkatan dan Akronim
-
Pengeroyok Staf KLH dan Wartawan di Serang Divonis 7 Bulan Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa