SuaraBanten.id - Waktu tempuh Kota Cilegon ke Bandara Soekarno Hatta atau Bandara Soetta kini bisa dilalui hanya dalam 25 menit. Waktu tempuh Cilegon-Jakarta yang hanya puluhan menit itu bisa dirasakan ketika kita menaiki Taksi Helikopter atau Helicity.
Helicity menawarkan sensasi baru dalam industri transportasi masa kini, khususnya untuk mengatasi masalah kemacetan yang kerap kali menjadi permasalahan. Untuk merasakan layanan helicity, masyarakat Cilegon cukup mengakses aplikasi yang telah disediakan.
Komitmen memberikan fasilitas untuk pelayanan area industri terintegrasi sekaligus juga untuk memajukan Kota Cilegon itu dibangun oleh Krakatau Steel Group melalui anak perusahaannya yakni PT. Krakatau Sarana Properti (KSP), Ia membawa layanan taxi udara (helicity) dan ambulans terbang (heli medivac) sebagai salah satu sarana tranportasi alternatif baru di Kota Cilegon.
Baca Juga: Ini Alasan Polisi di Cilegon Rayu Nenek-nenek dan Dimasukkan ke Dalam Mobil
Dikatakan Ridi, bagi mereka yang ingin menggunakan jasa transportasi udara ini akan dikenakan biaya sekitar 7 sampai dengan 8 jutaan.
"Hadirnya layanan helicity dan heli medis atau ambulans udara ini sangat baik tidak hanya untuk kemajuan binsis Krakatau Steel Group semata, tapi kedepan Kota Cilegon semakin naik kelas menuju era Smart City," tuturnya.
Sebagai salah satu kota industri terkemuka di Indonesia, lanjut Ridi, Cilegon tentunya kini semakin lengkap secara prasarana tranportasi.
"Harapannya juga semakin bisa meyakinkan para investor untuk bisa berinvestasi sekaligus juga turut memajukan Cilegon dengan blue print yang akan kami bawa ke pemerintah daerah Cilegon menjadikan Kota ini dengan konsep Smart City," ucapnya.
"Mudah mudahan juga adanya helicity ini bisa membantu memajukan pariwisata di Cilegon, sama halnya dengan heli medis, diharapkan membantu juga dalam hal urgensi dibidang bencana alam dan kebutuhan pelayanan medis yang sifatnya quick response," imbuhnya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG 24 Maret 2022 Serang-Cilegon Banten: Siang Diprediksi Hujan
Ditempat yang sama, CEO Whitesky Avation Denon Prawiraatmadja menyampaikan, sebagai Kota Industri yang semakin terdepan di Indonesia, dirasakan perlunya transportasi udara yang cepat baik itu helicity maupun juga ambulans udara.
Berita Terkait
-
Bandara Soetta Bantah Isu Kebakaran, Deputi Komunikasi Sebut Ada Pabrik Plastik yang Terbakar
-
Giant Sea Wall: Solusi Banjir Rob Jakarta atau Proyek Ambisius Tanpa Dana Jelas?
-
'Si Bungsu Pulang untuk Lamaran', Begini Cerita Cinta Dua Sejoli Mudik Via Pelabuhan Ciwandan
-
Cat Lover Cantik Asal Tangerang Boyong Kucing Kesayangan Mudik ke Lampung
-
H-5 Lebaran, 11.800 Motor Sudah Menyeberang ke Pulau Sumatera Melalui Pelabuhan Ciwandan
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Berdiri 2019, Kini Minyak Telon Lokal Habbie Capai Omzet Belasan Juta Rupiah
-
BRI UMKM EXPO(RT) 2025 Sukses Perkenalkan Minyak Telon Lokal, Habbie
-
Kawasan Banten Lama Dipadati Ribuan Peziarah Pada Libur Lebaran
-
Pulau Merak Besar dan Pulau Merak Kecil Dipadati Ribuan Wisatawan
-
Perayaan HUT Kabupaten Pandeglang Bakal Digelar Sederhana, Buntut Efisiensi Anggaran