SuaraBanten.id - Juru Bicara partai Amanat Nasional (PAN), Dimas Prakoso Akbar memprotes pernyataan Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin soal Vaksin Booster yang dijadikan syarat Mudik Lebaran 2022 atau Idul Fitri 1443 Hijriyah. Dimas menyebut pernyataan Wapres Maruf Amin terlalu mengada-ada.
Maruf Amin sebelumnya, membeberkan rencana Pemerintah menjadikan vaksin Covid-19 lanjutan alias vaksin booster sebagai syarat mudik. Menurutnya, vaksin boster merupakan salah satu upaya mewujudkan kekebalan imunitas atau herd immunity.
Meski demikian, PAN keberatan dan mempertanyakan kebijakan Pemerintah yang sebelumnya justru tidak mensyaratkan vaksin di pagelaran MotoGP Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Pernyataan Wapres aneh dan terlalu mengada-ada,” ujar Dimas dikutip dari Terkini.id (Jaringan Suara.com).
“Vaksin booster dijadikan syarat mudik memakai pertimbangan apa?” tanyanya.
“Jika memakai pertimbangan medis, kenapa kemarin pagelaran MotoGP di Mandalika yang notabene dihadiri ratusan ribu penonton tidak diterapkan persyaratan PCR, antigen, maupun vaksin booster?” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Dimas meminta Maruf Amin tidak membuat kegaduhan dengan mengeluarkan pernyataan itu. Kata dia, pembahasan soal mudik lebaran di tengah pandemi merupakan hal sensitif bagi masyarakat.
“Jangan menimbulkan kegaduhan dan kegelisahan di tengah masyarakat karena pemudik merupakan masyarakat dari seluruh segmen dan latar belakang tanpa terkecuali.”
Daripada mansyaratkan vaksin booster untuk pemudik, Dimas meminta pemerintah fokus mengantisipasi kelangkaan bahan pangan menjelang Ramdhan dan lonjakan kasus saat Lebaran.
Baca Juga: Rara Isti Wulandari Ungkap Ritual Lempar Celana Dalam untuk Hentikan Hujan
“Kalau perlu, dibuatkan alat peraga pengingat protokol kesehatan dilengkapi satgas dan posko disepanjang arus mudik,” sarannya.
“Tidak perlu ber-statement kontroversial sampai mewacanakan vaksin booster sebagai persyaratan mudik," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Dorong Pemberdayaan Perempuan, Pegadaian Dukung Kartini Race 2026: Tonggak Baru Motorsport Indonesia
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Alih Fungsi Kali Ciputat Jadi Bintaro Xchange Mall Diduga Cacat Hukum dan Salah Gunakan Wewenang
-
Lahan SPBU BP-AKR Rawabuntu Makan Badan Jalan? Dishub Tangsel Lakukan Assesment Ulang
-
Khianati Kepercayaan Majikan, Baby Sitter Asal Lampung Nekat Bawa Kabur Balita 1,5 Tahun ke Sumatera
-
MoU dengan Bank Banten, Pemkot Siapkan Sistem Keuangan RSUD Cilegon Lebih Modern
-
Satgas MBG Cilegon Ungkap Hasil Lab, Dua Sampel Positif Terpapar Bakteri