"Terakhir laporan ke Polda Banten sebulan yang lalu," imbuh Tahyar.
Ia juga mengaku bersama beberapa rekan nasabah lainnya sudah di BAP dan dimintai keterangan di Polda Banten. Namun, hingga saat ini uang dari program Sijaka belum juga dapat dicairkan.
"Alhamdulillah, pihak Polda sudah bergerak, tapi uang dari Sijaka ini belum cair. Dulu waktu pernah cair Rp1,5 juta itu waktu kita hearing di DPRD Kota Cilegon, itu cair memang pada saat mau lebaran tahun 2021," terangnya.
"Tapi kan yang tertahan sekitar Rp94 Miliar disana," imbuhnya.
Lebh lanjut, Tahyar mengadukan hal itu kepada Reskrim Polda Banten agar dapat dicairkan dana Rp94 Miliar milik para pensiunan tersebut. Dugaan sementara, telah terjadi kemungkinan penyimpangan di management.
"Karena indikasinya kan setelah kita melakukan obrolan ada penyimpangan di situ, cuma untuk membuktikan itu bukan kita harus penegak hukum. Kalau kata Reskrim kita mau lihat dari aspek hukum perbankan," terangnya.
Karena itu, ia berharap uang pensiuan itu bisa dicairkan kembali secara terbuka. Pasalnya, kata Dia, di koperasi tersebut jelas terdapat dewan pengawas.
"Kami harap uang itu kembali dan kalaupun ada kendala kenapa ini tidak bisa dikembalikan, koperasi itu kan ada lembaganya ada pengawas, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan," ujarnya.
Tahyar juga mengaku tengah beberapa kali mengundang Direksi KS, namun tidak bisa bertemu. Karena tidak terpenuhi, maka pihaknya melalui jalur Wali Kota Cilegon, DPRD Kota Cilegon hingga Reskrim Polda Banten.
Baca Juga: PKL di Rangkasbitung Berontak Ogah Direlokasi, Petugas Gabungan Mundur
"Karena melalui jalur internal di dalam kita tidak menemukan hal yang memuaskan, sudah ke Wali Kota, DPRD, tapi itu nihil. Ini yang terakhir kita mau ke Satgas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, kita sudah buat rencana ke sana," tutupnya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan Ketua Primkokas Kota Cilegon, Kohir belum bisa dikonfirmasi. Saat dihubungi telpon Kohir tidak menjawab, ia juga tidak membalas saat SuaraBanten.id menghubungi via pesan Whatsapp.
Kontributor : Firasat Nikmatullah
Tag
Berita Terkait
-
Punya Asuransi Unit Link? Nilai Tunai Bisa Menyusut, Ini Penyebabnya
-
Perdagangan Indonesia - Taiwan Tembus 3,1 Miliar Dolar AS, Taiwan Kini Bidik Investasi Teknologi
-
Ini Cara Mengukur Kematangan Broker dan Platform Trading
-
Tring! by Pegadaian Sebagai Solusi Investasi Emas Digital
-
Atasi Fluktuasi Harga Emas, Pegadaian Hadirkan Solusi Cicil Tabungan Emas
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
47 Warga Tangerang Kini Punya Rumah Lebih Layak Berkat Program Bebenah Kampung
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
BRI Group Ukir Enam Prestasi di Asias Best Companies dan Finance Asia Awards 2026
-
Qlola New Skin Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital Terintegrasi bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas Nasional dengan Kelolaan Mencapai 153 Ton