SuaraBanten.id - Denise Chariesta seakan tak kapok menuai kontrovrsi. Selebgram ini lagi-lagi membuat heboh warganet. Kali ini dia menyenggol adik ipar mendiang Vanessa Angel, fuji.
Denise Chariesta terang-terangan menyebut Fuji sebagai pelakor. Akibatnya ia diserang oleh penggemar adik Fadly Faisal. Bahkan pihak Haji Faisal kabarnya akan melayangkan somasi pada Denise.
Selain menyenggol Fuji, Denise juga pernah terlibat perseteruan dengan beberapa artis sehingga jadi kontroversi. Beberapa kontroversi ini terjadi karena sikap Denise yang dianggap sombong.
Denise pun menerima banyak hujatan dari warganet karena kontroversi yang menyeret namanya. Namun, seolah tak ambil pusing, Denise tetap cuek dan justru semakin mendapat banyak penghasilan.
Pasalnya berkat kontroversi yang ia lakukan, dirinya menjadi sering diundang dalam berbagai program televisi. Selain menjadi makin dikenal publik, hal ini pun membuat ia mampu menambah pundi-pundi kekayaannya.
Berikut ulasan kontroversi Denise Chariesta.
1. Diduga Sebut Fuji Pelakor
Denise Chariesta kini menjadi bulan-bulanan netizen dan pengemar Fuji setelah diduga menyebut Fuji sebagai pelakor. Hal ini bermula saat Denise memandu acara dan ia harus mengomentari artikel dari beberapa berita. Salah satunya adalah berita Fuji dan Thariq yang juga menampilkan foto Chika. Denise diduga menyebut Fuji sebagai pelakor yang merebut Thariq dari Chika.
Meski demikian, Denise membantah hal itu seperti dikutip dari YouTube Sambel Lalap. Baginya komentarnya bukan sebuah tuduhan. Akibat hal ini, Denise Chariesta dikabarkan akan disomasi oleh pihak Haji Faisal, ayah dari Fuji.
Baca Juga: 6 Kontroversi Denise Chariesta, Terbaru Senggol Fuji dengan Sebutan Pelakor
2. Disebut Penipu Oleh Karen Vendela
Permasalahan kali ini masih berhubungan dengan toko bunga miliknya yang bernama Fleur de DC. Toko bunga milik Denise Chariesta diklaim sebagai toko bunga premium yang menjual bunga berkualitas dengan harga fantastis. Karen Vendela yang merupakan tunangan Boy William menuduh Denise sebagai penipu.
Hal ini karena pesanan buket bunganya yang dipesan dari Fleur de DC tidak seperti ekspektasinya. Karen memesan sebuah buket bunga berbentuk anjing seharga Rp 4 juta untuk dikirimkan di hari valentine. Sayangnya buket itu terlambat dikirimkan. Bentuk buket bunganya juga tidak sesuai dengan pesanannya.
Selain itu, kontroversi yang melibatkan Denise lagi-lagi masih berhubungan dengan toko bunga miliknya. Kali ini ia diduga memiliki banyak hutang pada supplier bunga. Masalah ini terungkap saat seorang pengguna Twitter dengan akun @Jeniandriani. Ia menyebut Denise sebagai orang yang tidak profesional dalam bekerja.
Denise berhutang kepada banyak supplier bunga untuk memenuhi kebutuhan bunga di tokonya. Sayangnya hutangnya itu tidak segera dibayar dan mencapai puluhan juta. Meski belum melunasi hutang, Denise tetap memesan bunga dari supplier yang sama namun dengan menggunakan nama yang berbeda.
3. Pamer Nongkrong di Mall
Berita Terkait
-
Skandal Heart Signal 5: Peserta Acara Dituduh Jadi Pelakor hingga Hancurkan Rumah Tangga Orang!
-
5 Body Serum yang Biasa Dipakai Fuji untuk Mencerahkan Kulit Secara Instan
-
5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
-
3 Moisturizer Murah Rekomendasi Fuji agar Wajah Glowing dan Cerah Seketika
-
5 Rekomendasi Cushion yang Biasa Dipakai Fuji, Hasil Akhir Flawless dan Wajah Glowing
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat