SuaraBanten.id - Video yang menunjukan ratusan massa Barisan Ansor Serbaguna atau Banser Nahdlatul Ulama (NU) menggelar apel untuk membela pimpinan mereka Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut viral di media sosial.
Video viral Banser kumpul demi membela Gus Yaqut menyita perhatian usai diunggah pengguna Twitter Lelaki_5unyi, seperti dilihat pada Kamis (10/3/2022).
Berdasarkan narasi cuitan akun Twitter tersebut, akun tersebut memberi sindiran menohok terhadap Banser. Akun tersebut menyebut Banser rela mati demi pimpinan namun diam saat agama dihina.
“Rela mati demi Bos nya Tapi mingkem saat agamanya di hina….Talempong,” tulis narasi akun Lelaki_5unyi.
Dalam video tersebut, tampak narasi keterangan yang menyebut ribuan Banser berkumpul di Kendal lantaran tak terima marwah Menag Yaqut diinjak-injak.
“Tak terima marwah Gus Yaqut diinjak-injak ribuan banser kumpul di Kendal,” demikian narasi tertulis dalam video itu.
Berdasarkan video tersebut, tampak ribuan anggota Banser NU menghadiri upacara apel gelar pasukan.
Tampak salah seorang pimpinan mereka berpakaian hijau berpidato meminta anggota Banser untuk tak mundur sedikitpun membela Gus Yaqut.
“Jangan mundur sedikitpun. Bela pimpinan kita sampai titik darah penghabisan!,” teriaknya.
Baca Juga: Wanita Berjilbab Menikah di Gereja, Gus Yaqut Undang Paus Fransiskus ke Indonesia
Kata orang yang orang yang berpidato tersebut, para pendahulu bangsa Indonesia sudah memberikan contoh yakni darah dan nyawa mereka diberikan untuk menjaga NKRI.
“Para pendahulu kita sudah memberikan contoh, darah dan nyawa juga diberikan. Maka sore hari ini, disaksikan langit dan bumi bahwa kita siap menjaga NKRI,” tuturnya.
Pria yang berpidato itu pada akhir pidatonya mendoakan para anggota Banser yang kumpul mengikuti apel pasukan itu agar senantiasa mendapatkan ridho dari Allah SWT.
“Siapa kita? Banser NU! Semoga sahabat-sahabat mendapatkan ridho Allah SWT,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Gus Ipul Menjawab Isu Konspirasi Uang Muktamar NU Jombang: Bukan Kritik, Tapi Fitnah
-
Dari Somasi sampai ke Dewan Pers, Gus Ipul Adukan Forum Keadilan soal Aliran Dana ke Muktamar NU
-
Gonta-Ganti Aplikasi Birokrasi: Gen Z Butuh Efisiensi, Bukan Viral
-
Gaya Hidup Deputi II Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, Terseret Dugaan Skandal Rp1,5 Miliar
-
Apakah Benar Akan Ada Pemadaman Internet Selama 3 Hari? Ini Penjelasan Komdigi
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Polda Banten Ungkap Identitas Mayat Terapung di Perairan Lampung
-
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Warga di Serang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
-
Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL
-
Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi
-
Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD