SuaraBanten.id - Sebuah papan reklame berukuran besar roboh di di Pasar Labuan Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, akibat angin kencang, Sabtu (26/2/2022).
Papan reklame itu roboh diduga tidak kuat menahan angin kencang yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.
Papan reklame yang awalnya berdiri tegak tiba-tiba roboh dan menimpa kendaraan yang sedang terparkir tidak jauh dari lokasi kejadian.
Kanit Keamanan dan Keselamatan Satlantas Polres Pandeglang, Sukoyo membenarkan kejadian itu. Kata dia, robohnya papan reklame menimpa 7 unit motor, 2 kios dan 2 gerobak milik pedagang. Selain itu, kejadian tersebut juga mengakibatkan 2 warga mengalami luka ringan.
“Dua orang warga atas nama Sapri (29) dan Iroh mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuhnya. Kedua orang ini pemilik kios, kebetulan saat peristiwa itu terjadi pemilik kios ini sedang berada di kiosnya,” jelas Sukoyo.
Ia melanjutkan, saat ini petugas dari PLN dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang sudah melakukan evakuasi dengan memotong papan reklame tersebut.
“Petugas dari PLN dan BPBD sudah ke lokasi untuk mengevakuasi papan reklame tadi. Warga yang jadi korban tidak dibawa ke puskesmas karena lukanya hanya lecet saja,” katanya.
Ia menambahkan, setelah kejadian ini pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Pemda Pandeglang terkait izin reklame tersebut apakah masih memiliki izin atau sudah habis.
“Kami akan koordinasi dengan pihak pemberi izin sudah habis kontraknya belum karena kondisi sudah usang tapi masih digunakan,” ucapnya.
Baca Juga: Lagi, 24 Ribu Liter Minyak Goreng Ditimbun Dalam Gudang
Berita Terkait
-
Lagi, 24 Ribu Liter Minyak Goreng Ditimbun Dalam Gudang
-
Pergerakan Tanah di Lebak Banten, 38 Rumah Warga Kampung Cihuni Bakal Direlokasi
-
Pusat Kedaulatan Rakyat Banten Dukung Erick Thohir Maju di Pilpres 2024
-
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Petir Hari Ini di Sejumlah Daerah Termasuk Bali
-
Prakiraan Cuaca BMKG Pelabuhan Merak dan Daerah Pesisir Banten 26 Februari 2022
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial