SuaraBanten.id - Sebuah video cuplikan Ustaz Abdul Somad alias UAS menyebut anak masuk pesantren selamat baru-baru ini viral di media sosial. Video yang diunggah melalui akun Instagram pribadi @ustadzabdulsomad_official itu hingga kini telah ditonton lebih dari 68.800 orang dan mendapat 518 komentar
Dalam video viral tersebut Ustaz Abdul Somad mengawali pernyataan dengan menyebut anak masuk pesantren selamat. Ia juga menyinggung kepala anak saat ini rusak akibat game online.
"Bapak ibu yang sudah anaknya masuk ke pesantren, selamat pak. Hari ini anak-anakmu kepalanya rusak," kata UAS di awal video.
UAS pun lantas bertanya siapa yang merusak kepala anak-anak meski mereka tidak keluar rumah. Merak tetap di rumah yang berada di dalam komplek, terkunci dan diamankan security namun tetap rusak kepalanya.
"Siapa yang merusak kepala anak bapak? Memang dia tidak keluar rumah. Dulu orang kepalanya rusak karena ngebut naik motor, pecah kepalanya di jalan," ujarnya.
"Sekarang kepalanya memang tidak pecah, tapi isi kepalanya hancur. Dia di dalam kamar, kamarnya dikunci. Di dalam rumah, rumahnya dikunci. Di dalam komplek, kompleknya di kunci, ada security tapi kepalanya (tetap) rusak," jelasnya.
Ustaz Abdul Somad lantas mengulang pertanyaannya sekali lagi terkait siapa yang merusak kepala anak-anak. Ia juga menyebut kerusakan itu bahkan bisa berdampak kepada anak yang tidak tahu apa-apa.
"Siapa yang merusak kepalanya? Main game online. Ya enggak apa-apa, tapi enggak tahu salat, enggak tau semuanya. Tiap hari pagi, petang, siang, malam main game online terus," pungkas UAS.
Berita Terkait
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru
-
Viral Momen IShowSpeed Jadi 'Presiden FIFA Dadakan', Tapi Cuma 5 Menit
-
Siapa Sudaryono Wamentan? Ini Biodata dan Perjalanan Karier Mas Dar
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi di Pegadaian, Kepala Unit Layanan Syariah Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup