SuaraBanten.id - Hujan disertai angin kencang yang menguyur wilayah Kampung Cilegok RT 015 RW 003 Desa Waringin, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang mengakibatkan rumah milik Abdul Wahid (41) roboh pada Selasa (8/2/2022). Akibat insiden itu rumah milik wiraswasta itu mengalami rusak berat
“Bangunan bagian belakang roboh sekitar pukul 15.30 WIB karena diterpa hujan dan angin kencang yang melanda wilayah tersebut,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Nana Sukmana dikutip dari BantenNews.co.id--Jaringan Suara.com, Selasa (9/2/2022).
Kejadian tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa, namun Abdul Wahid mengalami kerugian materi sekitar Rp15 juta.
Sebelumnya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait ketinggian gelombang untuk tujuh hari kedepan terhitung sejak 3 Februari hingga 10 Februari 2022 mendatang.
Berdasarkan peringatan dini itu disebutkan bahwa tinggi gelombang di wilayah Perairan Selatan Banten dan Selat Sunda Bagian Selatan masuk dalam kategori sedang yakni 1,25 hingga 2,5 meter. Tinggi gelombang tersebut dapat berisiko tinggi terhadap Perahu Nelayan dan Kapal Tongkang.
Jika terjadi bencana, warga dapat mengevakuasi diri secata mandiri terlebih dahulu yang kemudian segera menghubungi BPBD Kabupaten Serang di nomor 0254-200135 atau melalui WhatsApp 081212123481.
Berita Terkait
-
Cara Mengeringkan Sepatu Kehujanan Tanpa Dijemur, Praktis dan Gak Bikin Rusak!
-
BMKG Ungkap 75 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau
-
Usai Diterjang Puting Beliung, Ratusan Rumah di Bandung Barat Rusak
-
Cara Mengatasi Atap Rembes agar Rumah Tidak Bocor saat Hujan, Jangan Tunggu Plafon Jebol
-
4 Cara Mengatasi Makeup Luntur Terkena Air Hujan agar Kembali Rapi dan On Point Lagi
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara
-
Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak
-
Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan
-
Dugaan Pemerasan dan Bullying Intimidasi Siswi SMPN 10 Ciputat, Polisi Mulai Investigasi