SuaraBanten.id - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menyebut radikalisme semakin marak dan semakin memprihatinkan menyorot perhatian publik. Dalam pembicaraan itu, Jendral Dudung Abdurachman juga membicarakan Habib Rizieq Shihab dan Habib Bahar bin Smith.
Selain itu, kabar Najwa Shihab ditantang petani juga tak kalah menyorot perhatian pembaca SuaraBanten.id. Dalam sebuah video viral yang beredar, petani menyinggung harga pupuk yang makin mencekik. Untuk selengkapnya, mari saksikan dua berita tersebut dan tiga berita populer lainnya.
1. Jendral Dudung Abdurachman: Radikalisme Semakin Marak, Singgung Bahar bin Smith dan Habib Rizieq Shihab
Jenderal TNI Dudung Abdurachman baru-baru ini menyebut radikalisme semakin marak dan semakin memprihatinkan. Hal tersebut diungkapkan Jendral yang menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) di Mabes Angkatan Darat seperti dikutip dari terkini.id--Jaringan Suara.com.
Jendral Dudung awalnya membicarakan soal Habib Rizieq Shihab dan Habib Bahar bin Smith. Ia menyinggung soal balasan atas perbuatan kedua orang tersebut.
2. Perbaiki Mesin Air, Kakek 60 Tahun Terbaring Lemas Usai Tercebur Sumur Sedalam 35 Meter di Cilegon
Seorang kakek beranama Nani (60) terbaring lemas usai tercebur di sumur sedalam 35 meter di Kubang Benyawak Masjid RT.03/RW 01, Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon.
Menurut informasi, insiden kakek tercebur sumur itu terjadi saat sang kakek ingin memperbaiki mesin air. Beruntung, nyawanya kakek tersebut berhasil diselamatkan setelah dievakuasi oleh BPBD Kota Cilegon, Senin (7/2/2022).
Baca Juga: Petani Tantang Najwa Shihab: Berani Tidak Buat Diskusi Harga Pupuk Mencekik Petani Menjerit
3. Cuaca Ekstrem, Kapal Tangker Kandas di Pantai Merak Beach Hotel
Cuaca ekstrem di Perairan Merak mengakibatkan sebuah kapal tangker dengan nomor SWR 1801 kandas di pantai Hotel Beach Merak, Cilegon, Minggu (6/2/2022) siang sekira pukul 14.00 WIB.
Kapal tangker kandas diduga lantaran gelombang tinggi yang terjadi di Perairan Selat Sunda. Kapal berwarna dominan hitam itu tampak terombang ambing dihantam ombak besar di bibir pantai.
4. Covid-19 Melonjak, Berikut Prosedur Isolasi Mandiri yang Benar, Sudah Tahu?
Tag
Berita Terkait
-
Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat
-
Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria
-
Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat