SuaraBanten.id - Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Rian Ernest menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang beruntung jika ibu kota tidak terkena bencana banjir. Menurutnya, program antisipasi banjir dari pemerintah tidak berjalan hingga hari ini.
Program yang dimaksud yaitu normalisasi sungai dan juga naturalisasi sungai.
“Logika kita saja kalau normalisasi enggak dilaksanakan, naturalisasi enggak dilaksanakan lalu tidak ada banjir, ya mungkin lagi hoki saja Pak Gubernur Anies,”ujar Ernest dalam sebuah forum diskusi bertema ‘Anies-Giring Berbalas Sindiran di Ibu Kota’ yang digelar Total Politik.
Bahkan Ernest mengaku tidak bisa membayangkan jika terjadi hujan deras di Jakarta. Meski demikian dia tetap berharap hal tersebut terjadi.
“Saya nggak tahu kalau curah hujan luar biasa, jangan sampai, jangan sampai… Jadi kita menggantungkan nasib kita terhadap hoki,” ujar Ernest, Minggu 23 Januari 2022.
Ia menilai, Gubernur saat ini tidak melakukan langkah konkrit untuk mengatasi masalah mendasar di ibu kota, yaitu perlunya normalisasi dan naturalisasi sungai. Ia hanya menggantungkan nasib warga Jakarta dalam keberuntungan. Dari hasil pengamatannya, ia mengklaim tidak ada progres yang dilakukan oleh Anies.
“Tetapi kita sudah cek sampai mana progres naturalisasinya, tidak ada,” ucap Ernest.
Melalui forum itu, Ernest juga memusatkan kritikannya pada beberapa kinerja Anies selama beberapa tahun belakangan. Seperti gelaran Formula E yang tidak ada dalam Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan pembangunan rumah DP 0 persen yang tidak sesuai target.
Baca Juga: PSI Tegaskan Tidak Anti Formula E, Tapi Minta Anies Fokus Urus Macet dan Banjir
Berita Terkait
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Prabowo dalam Tekanan! Media Asing Sebut Anies Baswedan Saat Rupiah dan IHSG Kompak Jebol
-
Anies Baswedan Skakmat Seskab Teddy yang Sebut Dino Patti Djalal 'Pejabat Cuma 3 Bulan'
-
Banjir Rendam 26 RT di Jakarta Timur, Kampung Melayu Paling Parah
-
Daftar Karya Ahmad Bahar: Pernah Tulis Buku Jokowi, Gibran Hingga Anies Baswedan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang