SuaraBanten.id - Angka kecelakaan di Banten selama 2021 meningkat. Polda Banten mencatat sebanyak ratusan orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.
Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Rudy Purnomo menyampaikan, jumlah kecelakaan lalu lintas dan kerugian materil akibat kecelalaan lalu lintas pada tahun 2021.
"Sesuai dengan data bahwa jumlah pelanggaran ETLE pada tahun 2021 sebanyak 17.492 pelanggar dan hanya 5.284 pelanggar yang terkonfirmasi, selebihnya sebanyak 12.208 pelanggar atau 69,80% tidak terkonfirmasi." katanya kepada wartawan.
Rudy Purnomo menambahkan jumlah kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda Banten sebanyak 1.294 kasus yang artinya naik 30 kasus atau 2,37% jika dibandingkan tahun 2020 tercatat sebanyak 1.264 kasus.
Korban meninggal dunia akibat laka lantas yang terjadi di wilayah hukum Polda Banten pada tahun 2021 sebanyak 665 korban naik 32 korban atau 5,05% dibanding tahun 2020 yang tercatat 633 korban.
“Adapun kerugian materil akibat kecelakaan lalu lintas pada tahun 2021 sebesar Rp. 2.226.000.000 naik Rp. 213.000.000 atau 10,58% dibanding tahun 2020 yang tercatat Rp. 2.013.000.000 dalam hal ini terbanyak kerugian materil pada kendaraan roda dua atau motor sebanyak 2.532 kecelakaan atau 74,5% dari total kerugian,” ucapnya.
Sementara, Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga menyampaikan sesuai dengan data terjadi peningkatan jumlah laka lantas tahun 2021, agar informasi ini menjadi perhatian bagi kita semua untuk berkendara secara aman dan selamat pada tahun 2022
“Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas, perhatikan rambu jalan dan kelengkapan kendaraan, sehingga angka laka lantas tahun 2022 bisa direduksi,” ucapnya.
Baca Juga: Pelanggaraan Lalu Lintas 2021 di Samarinda Turun Drastis, Laka Lantas Naik Tipis
Berita Terkait
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor
-
Dendam Kesumat 8 Tahun Berujung Maut, Pria di Cilegon Nekat Tancapkan Pisau Dapur ke Kepala Korban
-
Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran
-
Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan
-
Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi