SuaraBanten.id - Pemkot Cilegon memberikan kadeudeuh kepada peserta Musabaqah Tilawatil Qur'an MTQ XVIII Provinsi Banten asal Kota Cilegon yang diberikan secara langsung oleh Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian bertempat di Ruang Rapat Wali Kota Cilegon, Rabu (22/12/2021).
Pemberian kadeudeuh berupa uang kepada perseorangan yang telah menorehkan prestasi pada perlombaan tersebut. Besaran kadeudeuh diantaranya 3 peserta peraih mendali perak masing - masing mendapatkan 24 juta dan 2 peserta peraih mendali perunggu masing - masing mendapatkan 23 juta.
Dalam sambutannya, Helldy menyampaikan pemberian kadeudeuh ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kafilah yang berprestasi di ajang MTQ XVIII tingkat Provinsi Banten.
"Kadeudeuh ini sebagai bukti bahwa pemerintah kota Cilegon sangat peduli terhadap kafilah - kafilah yang sudah meraih prestasi pada ajang MTQ tingkat Provinsi Banten," ujarnya.
Lebih lanjut, Helldy mengatakan jika tahun ini adanya peningkatan prestasi yang diraih oleh kota Cilegon.
"Tahun kemarin kita hanya mendapatkan 1 perak dan 5 perunggu sedangkan tahun ini kita bisa mendapatkan 3 perak dan 2 perunggu, ini menandakan adanya progres kenaikan prestasi pada kafilah kota Cilegon yang tadinya dapat 1 perak sekarang mendapatkan 3 perak," tuturnya.
Helldy berharap kedepan kafilah kota Cilegon bisa mendapatkan lebih banyak prestasi.
"Saya berharap kedepan kafilah kota Cilegon bisa memberikan lebih banyak prestasi dan semoga di tahun depan kota Cilegon bisa meraih medali emas serta bisa membawa Cilegon menjadi juara umum pada ajang MTQ tingkat Provinsi serta bisa menjadi perwakilan provinsi Banten untuk di tingkat Nasional," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Cilegon, Rahmatullah menyampaikan jika kafilah kota Cilegon pada ajang MTQ tingkat Provinsi ini masih kurang maksimal.
Baca Juga: Catat! Ini Tujuh Pospam Polres Cilegon Saat Nataru, Siap-siap Ditindak Jika Melanggar Ini
"Pada MTQ tingkat provinsi ini, kafilah kota Cilegon masih mempunyai kekurangan yaitu kurangnya percaya diri dari para peserta setelah meraih juara pada MTQ tingkat kota sehingga mengakibatkan kurang maksimal dalam perbutan juara," ujarnya.
"Meskipun masih adanya kekurangan, tapi saya bersyukur tahun ini kota Cilegon bisa meraih 5 medali dari beberapa cabang diantarnaya dari cabang Tahfizh Al-Quran Golongan 30 Juz, Tahfizh Al - Qur'an Golongan 5 Juz dan Tilawah, Tafsir Al - Quran golongan Bahasa Indonesia, Qira'at Saba'ah Golongan Qira'at Murottal Remaja dan Tilawah Al-Quran Golongan Anak - Anak," lanjut Rahmatullah.
Berita Terkait
-
Krisis Air Bersih! Warga Cilegon Jalan Kaki Demi Setetes Air
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Ketika Peluh TNI Membasuh Dahaga Warga Pulomerak Cilegon
-
Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih Usai TMMD di Cilegon: Jaga Hasil Pembangunan
-
Prajurit TNI, Tangis Masyarakat dan Harapan Indonesia Emas 2045
Terpopuler
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi
-
Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali
-
Sampah Karton Aseptik Melonjak, Kemenperin dan KLH Genjot Penerapan EPR
-
Istri Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Minta Pencarian Dilanjutkan hingga Krui dan Enggano
-
Pengakuan Yayat Yakin Mayat Tanpa Identitas di Pulau Enggano Adalah Ayahnya Usai Lihat Benda Ini