SuaraBanten.id - Bayi laki-laki ditemukan dalam keadaan tewas oleh warga di pinggir Jalan Raya Kampung Tarisi, Desa Ciakar, Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten Sabtu (18/12/2021).
Kapolsek Panongan, Iptu Syamsul Bahri membenarkan peristiwa tersebut.
Ia menjelaskan, awal mulannya saat saksi, Rosidah sedang pergi untuk membuang sampah di lokasi tersebut.
Kemudain ia melihat ada satu buah kantong kresek warna hitam yang tergeletak di pinggir jalan.
“Saat di buka kantong kresek tersebut melihat seperti ada tangan anak kecil dan setelah di cek, ternyata kantong kresek tersebut berisikan mayat seorang bayi laki-laki. (Kemudian) langsung dilaporkan ke Polsek Panongan,” kata Syamsul dalam keterangan tertulis yang diterima suara.com, Sabtu (18/12/2021).
Berdasarkan pemeriksaan, Syamsul mengatakan, jasad bayi tersebut diperkirakan baru lahir. Hal ini dibuktikan dengan terdapatnya ari-ari yang tertempel di tubuhnya.
Bahkan, ditemukan juga bekas jeratan di sekitar leher. Alhasil, pihak kepolisian langsung melakukan evakuasi dan penyelidikan lebih lanjut untuk mencari tahu orang tua bayi malang tersebut.
"Jasadnya sudah dievakuasi, dan kami akan selidiki ini, (Kemudian) mengamankan barang bukti serta berkoordinasi dengan unit identifikasi Polresta Tangerang,” tuturnya.
Kini sang bayi berada di RSUD Kabupaten Tangerang, untuk dilakukan visum. Guna mengatahui kebeneran dari kasus tersebut.
Baca Juga: Pegawai Kelurahan Cabuli Siswi PKL Dipecat, Oknum Penegak Hukum Jual Nama Gubernur Banten?
“(Bayi) dibawa ke RSUD Tangerang untuk dilakukan visum,” tandasnya.
Kontributor : Muhammad Jehan Nurhakim
Berita Terkait
-
Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir
-
300 Warga Tangerang Ditargetkan Terima Pemeriksaan Mata Gratis dan Bantuan Kacamata
-
Review In My Prime: Kisah Bayi Tertukar yang Mengubah Nasib Dua Keluarga
-
Bolehkah Bayi di Bawah 1 Tahun Diberi Biskuit Marie Regal? Ini Aturan dan Batasan Usianya
-
Muhammad Toha Curi Perhatian Media Malaysia usai Tampil Solid Lawan JDT di Piala FA
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi