SuaraBanten.id - Tiga siswi SMK yang melaporkan kasus pelecehan seksual yang dilakukan pegawai honorer Kelurahan Jombang, Ciputat Tangerang Selatan, langsung mendapat ganjaran dari Wakil Wali Kota Tangsel.
Ganjaran tersebut diberikan atas keberanian para siswi melaporkan tindakan asusila yang dilakukan pegawai honorer di keluarah Jombang Ciputat.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan secara tegas memberikan jaminan kepada para siswi yang sedang melakukan PKL di kelurahan dengan jaminan pekerjaan usai para siswi lulus sekolah.
Pekerjaan yang diberikan yakni menjadi pegawai honorer di lingkungan Pemkot Tangsel sudah menanti para siswi saat selesai sekolah nantinya menjadi janji yang disebutkan Pilar.
Hal itu sebagai apresasi kepada korban akan keberanian melaporkan kasus pelecehan seksual ini ke pihak berwenang.
“Saya bilang, kalau kamu lulus SMK kamu bekerja aja menjadi honorer menjadi TKS di Pemkot Tangerang Selatan. Kamu itu hebat, kamu berani menyerukan kebenaran,” kata Pilar usai menemui salah satu siswi yang menjadi korban pelecehan seksual, Kamis (16/12/2021).
“Keberanian para korban ini supaya menjadi contoh teman-teman yang lain di luar sana. Mungkin di luar daerah sana ada yang serupa dan juga berani speak up ke publik. Kami sangat apresiasi keberaniannya,” ungkapnya.
Soal kondisi korban, Pilar menerangkan, korban masih terlihat trauma. Bahkan, kini korban harus pindah tempat agar melaksanakan PKL yang bakal berakhir hingga Januari 2022 nanti.
Pilar juga meminta maaf baik kepada korban dan keluarga atas peristiwa yang terjadi. Dia pun menyayangkan dan dibuat geram.
Baca Juga: Temui Siswi Korban Pelecehan Pegawai Kelurahan, Wawalkot Tangsel: Anak Yatim
Usai Dipecat, Pegawai Kelurahan di Tangsel yang Lecehkan Siswi PKL Diamankan Polisi. Pasalnya pelecehan seksual itu terjadi di lingkungan pemerintahan Pemkot Tangsel.
Berita Terkait
-
14 Siswi SMP Tangsel Jadi Korban Bullying Minuman Racikan, Ketua Komisi X DPR: Ini Sangat Ekstrem
-
Ironi The Perfect Victim: Mengapa Korban Harus Sempurna untuk Layak Dibela?
-
Ruko yang Meledak di Ciputat Pernah Jadi Dapur MBG
-
Ledakan Pasar Cimanggis, Dua Orang Tewas dan 11 Luka-luka
-
ART Diduga Lecehkan Anak Berkebutuhan Khusus karena Dijanjikan Uang
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu