SuaraBanten.id - Pemerintah Kota atau Pemkot Tangerang menargetkan membedah 400 unit rumah warga pada 2022. Jumlah tersebut meningkat bila dibandingkan dengan tahun ini berjumlah 350 unit rumah.
"Tahun ini ada 350 unit rumah yang masuk dalam program bedah rumah. Tahun mendatang direncanakan bertambah menjadi 400 unit," kata Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Tangerang, Tatang Sutisna, Kamis (16/12/2021).
Pada tahun ini atau 2021 bedah rumah dibagi dalam dua tahap yakni 250 unit melalui anggaran APBD murni dan 100 rumah lagi pada APBD Perubahan.
“Untuk tahun 2021 kami membedah 350 unit rumah di 44 kelurahan. 250 rumah pada anggaran murni dan 100 rumah di Anggaran Biaya Tambahan (ABT). Yang ABT ini rumahnya masih on proses,” katanya.
Kata Tatang, program bedah rumah yang digencarkan Pemerintah Kota Tangerang telah dimulai sejak tahun 2014. Hingga tahun 2021, sudah ada 7.032 unit rumah yang masuk dalam program bedah rumah.
Untuk sumber dana program bedah rumah tersebut berasal dari APBD Pemkot Tangerang sebesar Rp20 juta. Anggaran tersebut diperuntukan bagi pengadaan material, upah tukang dan biaya lainnya.
“Dana tersebut merupakan stimulan, jadi kalo kerabat ataupun tetangga mau menyumbang silakan. Karena memang program ini berbasis gotong royong masyarakat,” kata Tatang.
Andiyanto, warga Kelurahan Tanah Tinggi yang berprofesi sebagai pedagang es pun mengucap syukur atas bantuan yang diberikan Pemkot Tangerang kepada dirinya dan keluarga. Sebab dengan bantuan ini, keluarganya dapat tidur dan tinggal secara nyaman.
“Kalo dulu selalu was-was, apalagi kalo hujan. Namun, sekarang udah lega karena rumah juga udh bagus, atapnya udah ga bocor lagi. Terima kasih untuk Pemkot Tangerang atas program bedah rumah,” katanya dalam keterangan yang diterima dari Diskominfo Kota Tangerang.
Baca Juga: PPP Buka Peluang Bagi Erick Thohir Nyapres di 2024
Berita Terkait
-
Anggaran Rp50 Juta per Unit, Pemprov Sultra Siap Bedah 602 Rumah Tak Layak Huni
-
Kemensos - PKP Verifikasi Rumah Tak Layak Huni Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Jabar
-
Mendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah sebagai Bentuk Keberpihakan kepada Rakyat
-
1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Bangun Tiga Posko Logistik BRI Peduli untuk Korban Gempa NTT
-
Mau Mutasi Kendaraan Luar Banten? Ada Diskon Pajak Hingga 40 Persen Mulai 18 Agustus
-
Nekat Kabur Ketika Hendak Dibawa ke Rutan, Begini Nasib Tahanan Pencurian di PN Serang
-
Beda dari yang Lain! 5 Spot Unik di Pontianak Siap Bikin Anda Takjub
-
Tepis Isu Memisahkan Diri, Sultan Banten ke-18 Tegaskan Komitmen Setia pada NKRI