SuaraBanten.id - Kabar kurang menyenangkan datang dari Ade Londok atau kerap disapa Mang Ade dan kini lagi-lagi viral di media sosial. Kali ini ia viral karena diusir oleh emak-emak pemilik restoran karena justru mempromosikan resto di sana.
Momen itu pun dibagikan dalam kanal YouTube Cheprietz Official. Dalam video, Ade Londok mendatangi sebuah restoran yang menyajikan makanan khas Nusantara bersama temannya. Ternyata, Ade bersama temannya berniat mempromosikan restoran itu atau melakukan endorse.
Ade lantas mulai merekam menu-menu makanan di restoran itu tanpa izin. Kebetulan, restoran itu menjual beragam menu makanan dengan konsep prasmanan.
“Di sini adanya makanan khas Nusantara. Coba lihat ini, harganya ada Rp 10 ribu sampai dengan Rp 15 ribu ke atas. Aku sudah pernah makan sekali, terus jadi pelanggan tetap,” kata Ade.
Konsep prasmanan itu membuat Ade dan temannya semakin mudah menunjukkan beragam makanan yang ditawarkan. Sang teman juga menilai makanan restoran itu terlihat enak dan segar.
“Oh iya, ya. Enak-enak ya. Segar-segar lagi sayurannya,” timpal temannya.
Ade kemudian mulai mengungkap restoran ini memiliki tiga cabang. Ia juga membeberkan ketiga alamat restoran yang sedang dipromosikan secara cuma-cuma itu.
Tiba-tiba, datang seorang emak-emak yang menghampiri Ade saat sedang promosi. Emak-emak itu ternyata adalah pemilik restoran tersebut. Ia menghampiri Ade dan dengan tegas menolak restorannya dipromosikan.
Ade sendiri awalnya berusaha menjelaskan niatnya baik-baik. Namun, penjelasan Ade justru membuat pemilik restoran semakin kesal. Emak-emak pemilik restoran itu pun langsung mengusir Ade keluar dari restorannya.
Baca Juga: Ade Londok Diusir Emak-Emak Pemilik Restoran karena Promosikan Restonya, Alasannya Menohok
“Tidak gak usah. Gak usah (dipromosikan). Tidak, saya enggak mau dipromosikan,” tegas pemilik restoran itu.
Ade sendiri hanya pasrah saat tubuhnya didorong sampai keluar restoran. Ia juga terus menjelaskan ke arah kamera jika dirinya diusir.
“Diusir, diusir, ini diusir, diusir,” kata Ade berulang kali.
Terungkap, pemilik restoran itu tidak mau dipromosikan Ade karena takut berimbas buruk pada usahanya. Ia khawatir cara Ade endorse restoran justru membuat jualannya menjadi tidak laku.
Video Ade diusir pemilik restoran itu ramai diserbu netizen di kolom komentar. Mereka menuliskan beragam komentar kocak sampai menegur aksinya karena memang diniali tidak pantas.
“Pilihan yang bagus untuk pemilik resto,” sahut salah satu netizen.
Berita Terkait
-
BGN Pasang Target 5.000 SPPG Bisa Terapkan MBG Prasmanan Akhir Tahun Ini
-
MBG Prasmanan Tak Otomatis Kurangi Sampah Makanan, Guru Besar UGM Ungkap Alasannya
-
MBG Prasmanan Diklaim Kurangi Makanan Terbuang, Jam Istirahat Siswa Bertambah
-
Kronologi Pelecehan Seksual Influencer Sashfir di Toilet Restoran Steak Senopati
-
Prasmanan MBG Dikritik Pakar: yang Perlu Dibenahi Pengolahan di SPPG, Bukan Penyajian
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu