SuaraBanten.id - Penggagas situs kawalpemilu.org, Ainun Najib menanggapi netizen yang nyinyir terhadap seorang perempuan yang salat di kereta.
Ainun Najib menyindir bahwa ruang toleransi netizen itu terlalu sempit sehingga mudah terusik. Ia menyoroti, ruang di kereta tempat perempuan itu sangat lapang dan para penumpang yang lain juga berdada lapang.
"Yang sempit ruang toleransimu hingga terlalu mudah terusik,” kata Ainun Najib melalui akun Twitter resminya pada Sabtu, 27 November 2021.
Lebih lanjut, ia juga menceritakan bahwa orang salat di tempat umum seperti adalah yang sangat biasa di luar negeri.
“Saya sebagai minoritas dan ketika business travel ke berbagai negara, sering sholat di ruang publik, mencari pojokan/celah, mempercepat sholat,” katanya.
Makanya, kata Ainun Najib, ia merasa sedih jika di Indonesia, ada yang mempermasalahkan hal seperti ini. Terlebih, Indonesia disebut-sebut senagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.
“Dan ternyata kontan hari ini saya sendiri mengalami perlu mencari pojokan dalam mall buat sholat, sudah lama banget nggak sampai perlu begini,” kata Ainun Najib.
“Memilih pojokan depan cabang bank yang tutup di Minggu sore begini. Belakang saya deretan ATM. Kilat tak ada yang terganggu, biasa aja,” sambungnya.
Adapun netizen yang ia komentari mengunggah foto seorang perempuan yang salat di kereta. Netizen itu menyindir bahwa agama Ispam telah memudahkan, namun mengapa perempuan itu mempersulit.
Baca Juga: Warganet Komentari Perempuan Salat di Kereta, Ainun Najib: Toleransimu Sempit
“Agama kita telah memudahkan. Tetapi, mengapa engkau mempersulitnya, saudariku?” katanya.
Berita Terkait
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Bisa Dibeli Hari Ini, Simak Jadwal Lengkapnya
-
Maut di Lintasan Tanpa Palang, Satu Keluarga Tewas di Tebing Tinggi
-
Teror di Perlintasan Mati: Misteri Masinis Tanpa Kaki di Tengah Malam
-
Lagi! Pandji Pragiwaksono Dipolisikan ke Polda Metro, Kali Ini Soal Analogi Salat di Materi Mens Rea
-
Masinis
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 124 Kurikulum Merdeka
-
Syarat Masuk Sampah Tangsel ke Cilowong: Warga Minta CSR Rp1 Miliar dan Ambulans
-
BRI Perkuat Ekonomi Nasional Lewat Program Klasterku Hidupku, Dorong UMKM Tumbuh Berkelanjutan
-
Teken MoU dengan Pemkot Cilegon, Krakatau Steel Bahas Akses Pelabuhan Hingga KEK
-
Soroti Kepala Daerah Ditangkap KPK, Pengamat: Korupsi Politik Bukan Sekadar Serakah tapi Kalkulasi