SuaraBanten.id - Memasuki musim penghujan di Kepulauan Riau (Kepri) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Muhd Bisri di Tanjungpinang, Kamis (18/11) meminta masyarakat waspada penyakit Demam Berdarah (DBD).
"Saat ini masyarakat juga harus waspadai penyakit DBD, karena sudah masuk musim hujan dan waktu perkembang biakan nyamuk Aedes Aegypti sebagai pembawa penyakit DBD ini," jelas Bisri, dikutip dari kominfo Kepri.
Dikatakan Bisri, hingga saat ini dari data yang di terima Dinkes Kepri, belum ada kenaikan jumlah kasus DBD di Provinsi Kepri.
"Namun kita harus waspada, jika demam lebih dari tiga hari harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan baik itu puskesmas dan rumah sakit agar mendapatkan pengobatan yang tepat," tegas Bisri.
Bisri juga menyampaikan kepada masyarakat Kepri untuk dapat rutin membersihkan lingkungan tempat tinggal selama musim penghujan seperti ini.
"Agar tidak ada wadah untuk perkembangan biakan nyamuk ini," jelas Bisri
Yang pasti lakukanlah gerakan 3 M seperti Menguras, Menutup, mengubur barang bekas sebagai tempat berkembangbiaknya nyamuk demam berdarah.
Tag
Berita Terkait
-
Mulai Turun di Sebagian Wilayah, Ini Doa saat Musim Hujan
-
Kasus DBD pada Anak Masih Tinggi, Sekolah Dinilai Jadi Kunci Pencegahan
-
Kolaborasi dengan China, Menkes Ungkap Ada Peluang Indonesia Produksi Vaksin DBD Berbasis mRNA
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Sikat Pemodal Kakap, Kementerian ESDM Usut Tuntas Rantai Bisnis Emas Ilegal Rp846 Miliar
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
BRI Bangun Tiga Posko Logistik BRI Peduli untuk Korban Gempa NTT
-
Mau Mutasi Kendaraan Luar Banten? Ada Diskon Pajak Hingga 40 Persen Mulai 18 Agustus