SuaraBanten.id - Setiap daerah kini tengah gencar melakukan vaksinasi warga untuk mewujudkan herd immunity terhadap Covid-19. Berbagai cara dilakukan untuk mepermudah layanan vaksinasi seperti yang dilakukan di Kelurahan Ketapang, Kota Tangerang.
Agar cakupan vaksinasi semakin luas dan mudah diakses warga, Kelurahan Ketapang bersama tim Puskesmas Ketapang sudah beberapa bulan terakhir gencar melakoni vaksin keliling atau biasa disebut dengan vaksin door to door.
Melalui vaksin keliling, petugas blusukan ke kampung-kampung, gang-gang menyisir dan memastikan warga mana yang belum divaksin, dan bisa segera divaksinasi.
Dikonfirmasi terkait hal itu, Lurah Ketapang, Alex Saadon mengungkapkan, cara ini dilakukan sebagai salah satu layanan kemudahan masyarakat untuk mendapat vaksinasi.
“Tak perlu repot keluar rumah untuk pergi ke sentra vaksinasi. Petugas vaksin keliling siap ke rumah warga, khususnya mereka-mereka yang memang kesulitan ke sentra vaksin, salah satunya seperti lansia,” ungkap Alex.
Alex mengungkapkan, vaksin keliling ini juga ditujukan untuk melakukan pendekatan, pada warga yang masih takut dengan vaksinasi.
“Namun, setelah diberikan edukasi dan pendekatan secara langsung oleh petugas puskesmas. Alhamdulillah, banyak warga yang akhirnya mau dan bersedia di vaksin,” ungkap Alex.
Hasil vaksinasi keliling yang dilakukan berdampak baik, berdasarkan data SiGacor capaian vaksinasi Kelurahan Ketapang sudah mencapai 89 persen. Secara rinci, 10.492 jiwa pada dosis satu, 8.301 jiwa pada dosis dua dari target 11.778 jiwa.
“Untuk hari ini vaksin keliling berhasil menyisir 30 warga, semoga bisa terus digencarkan baik vaksinasi keliling, tingkat RW maupun sentra utama tingkat kelurahan. Sehingga, angka capaian vaksinasi Kelurahan Ketapang bisa segera terselesaikan dan terpenting benar-benar tepat sasaran,” harapnya.
Baca Juga: Yuk Kenali Sedekah Minyak Jelantah Tangerang, Selamatkan 911 Juta Liter Pencemaran Air
Sementara itu, Kepala Puskesmas Ketapang, dr Muhammad Ilham menuturkan langkah ini sebagai bentuk nyata mempermudah warga untuk mendapat vaksinasi.
“Setiap pelaksanaan, Puskesmas Ketapang menutunkan sekitar empat tenaga kesehatan dan untuk jenis vaksin yang digunakan adalah Pfizer. Jika lingkungannya mau didatangkan tim vaksin keliling, warga bisa koordinasi dengan kelurahan. Puskesmas dan kelurahan pastinya siap datang,” ungkapnya.
Tag
Berita Terkait
-
Yuk Kenali Sedekah Minyak Jelantah Tangerang, Selamatkan 911 Juta Liter Pencemaran Air
-
5 Berita Top Banten! Rumah di Tengah Jalan Dibongkar, Sara Wijayanto Panggil Arwah Vanessa
-
Peresmian Tol Serang-Panimbang! Jayabaya Bisik-bisik ke Jokowi, Ibu-ibu Girang Dapat Kaos
-
Rumah di Tengah Jalan Poris Gaga Tangerang Dibongkar, Dibayar Rp1,5 Miliar
-
Tak Hanya Covid-19 Dinkes Tangerang Imbau Waspada DBD, Sejak Awal Tahun Tercatat 350 Kasus
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL
-
Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi
-
Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD
-
Motor Hantam Forklift di Jalan Raya Serang-Tangerang, Pasangan Suami Istri Tewas
-
DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi