SuaraBanten.id - Tawuran antar pelajar baru-baru ini terjadi di pinggir jalan depan Ponpes Shohibul Muslimin, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Jumat (27/10/2021). Tawuran pelajar itu mengakibatkan satu siswa SMK luka bacok.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tawuran antar pelajar itu bermula saat segerombolan pelajar menggunakan motor membawa senjata tajam jenis celurit dan serupa golok.
“Kemudian mereka bertemu dengan kelompok SMK lainya sehingga terjadinya aksi tawuran,” ungkap Pimpinan Ponpes Shohibul Muslimin, KH Tairman, saat dihubungi, Sabtu (30/10/2021)
Tawuran tersebut berlangsung selama sekira satu jam. Tawuran dibubarkan warga sekitar yang merasa geram dengan kelakukan para pelajar tersebut.
“Korban di salah satu SMK tetangga Ponpes Shohibul Muslimin mengalami luka bacok,” jelasnya.
Tairman mengecam aksi tawuran antar pelajar yang terjadi di dekat pondok pesantrennya. Menurutnya, mereka seharusnya belajar untuk masa depannya.
Kata dia, tawuran antar pelajar membuat resah dengan kekerasan dan melakukan penyerangan. Terlebih tawuran dilakukan menggunakan senjata Tajam.
“Ini tidak bisa dibiarkan, tawuran pelajar sangat meresahkan sehingga harus ada tindakan tegas dari pihak kepolisian secara hukum supaya ada efek jera,” tegasnya.
Sementara itu, kasus tawuran antar pelajar ini pun tengah ditangani Polsek Petir dan Polres Serang.
Baca Juga: Polisi Gerebek Rumah Bandar Sabu di Ciracas Serang Banten
Namun saat diminta keterangan oleh wartawan, pihak kepolisian belum bisa memberikan penjelasan, karena masih mengumpulkan bukti.
Tag
Berita Terkait
-
Pemerintah Atur Tarif Angkutan Barang Penyeberangan Mulai 2027
-
Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah
-
AXIS Nation Cup 2026 Memasuki Puncak, 16 Tim Berebut Gelar Juara di Jakarta
-
Tawuran Maut di Kebon Jeruk: 19 Orang Ditangkap, Pelaku Siram Air Keras Diburu
-
Bercak Darah di Balik Pintu Warung, Cerita Horor Saksi Tawuran Maut Kebon Jeruk Tewaskan 1 Orang
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya
-
Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat