SuaraBanten.id - Ketua Cyber Indonesia Husin Shihab menganggap pernyataan kritikius politik, Faizal Assegaf (FA) mengandung unsur hoaks dan ujaran kebencian terhadap Nahdlatul Ulama (NU).
Husin Shihab juga meminta pihak kepolisian segera menyelesaikan persoalan ini.
Menurut Husin Shihab, narasi yang dinyatakan Faizal Assegaf terbilang membuat gaduh dan harus segera diselesaikan.
Ia khawatir jika narasi-narasi seperti itu dibiarkan dampaknya bisa semakin besar.
“Saya yakin Kapolri @ListyoSigitP @DivHumas_Polri @CCICPolri bisa lekas selesaikan ini,” katanya melalui akun Twitter @HusinShihab dikuip dari Terkini.id-Jaringan Suara.com, Minggu (24/10/2021).
“Baiknya FA mau hapus cuitannya, unsur Hoax dan Hatespeech terhadap NU juga masuk. Hati-hati,” tambahnya.
Diketahui, cuitannya Faizal Assegaf yang menyinggung NU lantaran menyebut pihak-pihak yang ia sebut “Dedengkot NU dan loyalisnya”.
“Saya ingatkan kalian dedengkot NU dan loyalisnya, Islam hadir sebagai ajaran yang melepaskan segala bentuk perbudakan,” katanya Jumat (22/10/2021).
Faizal Assegaf menyinggung bahwa fanatisme dan asabiah kepada dua tokoh NU, Hasyim Asy’ari dan Gus Dur, adalah bentuk nyata perbudakan akal yang menyesatkan.
Baca Juga: MS Kaban Sebut Menag Era Presiden Jokowi Under Capacity
“Islam tidak butuh NU, Gus Dur, dan embel-embel Hasyim Asy’ari. Kualat kalian!” tandasnya.
Tak hanya menyinggung para “dedengkot NU dan loyalisnya” untuk jangan ngotot dan merasa paling benar. Faizal Assegaf menyebut Hasyim Asy’ari dan Gus Dur bukanlah rujukan mutlak.
“Umat yang waras di republik ini punya banyak akses pada sumber-sumber ilmu Islam yang otentik dan jauh dari umbul-umbul ormas yang manipulatif,” kata Faizal Assegaf.
Berita Terkait
-
Sebut Pemantauan di Gunung Merapi Paling Lengkap, Pakar Bandingkan dengan di Daerah Pelosok
-
Bukan Cuma Hoaks, 7.908 Loker Luar Negeri Fiktif Jadi Ancaman di Ruang Digital
-
Erupsi Anak Krakatau, Menkomdigi Minta Warga Saring Informasi Sebelum Sebarkan
-
Bahtsul Masail NU Respons Pernyataan Kiai Jepara Sebut Program MBG Haram
-
Panas! Gus Ipul 'Semprot' Cak Imin: Kenapa Urusan NU Direduksi Jadi Urusan PMII dan HMI?
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan
-
Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda
-
Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel
-
Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang
-
Firasat Tak Biasa Rekan Profesi Sebelum Jurnalis Antara Hilang di Krakatau: Sampai Ucap Kata Pamit