SuaraBanten.id - Sebanyak tiga pemuda diringkus polisi di Terowongan Kidemang, Serang lantaran kedapatan bawa celurit dan samurai. Ketiganya diduga hendak melakukan tawuran di lokasi tersebut.
Mereka diamankan di pertigaan Kebaharan tepatnya di Terowongan Kidemang Serang.
“Saat Diamanakan tiga pemuda ini bawa sebilah celurit serta pedang samurai,” kata Kapolsek Serang Kompol Bambang Wibisono kepada awak media, Senin (11/10/2021).
Saat hendak diamanakan ketiga pelaku sempat mencoba kabur menghindari aparat kepolisian.
“Begitu kami dekati mereka mencoba kabur, beruntung akhirnya tak berkutik diringkus. Si pemilik celurit dan pemegang samurai kami amankan, sementara satu pemuda lainnya kami mintai keterangan,” jelasnya.
Kata Bambang, pihaknya terus melakukan penjagaan di lokasi yang menjadi rawan aksi tawuran. Hal ini dinilai cukup efektif untuk mencegah tawuram susulan.
“Kami sudah melakukan penjagaan diwilayah hukum Polsek Serang yang sebelumnya terjadi Aksi tersebut. Dengan dilakukanya penjagaan, aksi itu tak kembali terulang,” tandasnya.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Film dan Serial Bertema Samurai di Netflix
-
Sinopsis Last Samurai Standing, Drama Terbaru Junichi Okada di Netflix
-
Tertangkap! 14 ABG Pelaku Tawuran di Pesanggrahan Jaksel Bawa Sajam hingga Air Cabai
-
Bikin Pedagang Ketakutan, Fakta di Balik Maraknya Tawuran di Kalimalang Jaktim Terbongkar!
-
46 Anak SMP Nyaris Tawuran, Janjian via DM Berujung Diciduk Polisi
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
-
BRI Sabet Penghargaan Bergengsi di BI Awards 2025
Terkini
-
Cuma Gara-gara Utang Rp500 Ribu dan Diludahi, Pria di Cikupa Tega Habisi Nyawa Teman
-
Kenaikan Insentif Guru Honorer Cuma Rp100 Ribu, Mendikdasmen Panen Cibiran
-
Badak Langka Musofa Mati Setelah Dipindahkan: Benarkah Karena Penyakit Kronis, atau Ada Hal Lain?
-
Bukan Sekadar Teori: Kisah Mahasiswa IPB 'Menyatu' dengan Kota Kuasai Skala Lanskap Sesungguhnya
-
Sentilan Keras Kiai Asep: Pengurus NU Jangan Sibuk Rebut Komisaris dan Tambang!