SuaraBanten.id - Sebagai tulang punggung keluarga, masyarakat, utamanya pedagang pasar dan buruh terkena imbasnya. Untuk sedikit meringankan beban dan bangkitkan semangat masyarakat, Sahabat Ganjar kembali bergerak cepat melakukan giat grebek pedagang pasar tradisional dan buruh pabrik di Banten, Minggu (10/10/2021). Sahabat Ganjar membagikan 200 paket sembako di Pasar Baros dan 300 paket di kawasan pabrik.
Sahabat Ganjar menyasar kawasan Serang dan Cilegon di Provinsi Banten, terutama para pedagang kecil di pasar tradisional Kota Serang, yaitu Pasar Petir dan Pasar Baros, dan Pasar Rau. Sahabat Ganjar bergerak ke arah Cilegon dengan menyasar para buruh di Kawasan Industri di Cilegon.
Pandemi yang terjadi di Tanah Air telah mengakibatkan banyak pekerja dirumahkan, bahkan pemutusan hubungan kerja atau PHK. Para buruh di hampir seluruh wilayah Indonesia terkena dampak pandemi, termasuk pedagang kecil di pasar tradisional.
“Sahabat Ganjar sangat memahami dengan kondisi dan keadaan warga dengan kemampuan ekonomi lemah. Karena itu, kami turun langsung dari pasar ke pasar, menyapa dan memberi semangat para pedagang pasar dengan bantuan sembako bagi mereka,” ungkap Asrul, Ketua DPC Sahabat Ganjar Serang.
“Walaupun pandemi Covid-19 mulai melandai, para buruh dan pedagang kecil ini harus tetap semangat, terutama untuk menafkahi keluarganya,” lanjut Asrul.
“Terima kasih, saya merasa terbantu dengan bantuan ini, karena saat pandemi, pemasukan kami pedagang kecil sangat berkurang,” ungkap Dewi.
Sementara itu, Indah Cahya, humas DPP Sahabat Ganjar mengungkapkan, kegiatan ini bukanlah kali pertama atau terakhir yang dilakukan oleh Sahabat Ganjar.
“Kami, relawan pendukung tidak sekadar melakukan deklarasi semata, tapi juga turut melakukan aksi nyata terkait ekonomi kerakyatan,“ ungkap Indah.
Sahabat Ganjar dideklarasikan pertaa kali di Yogyakarta pada 20 Juni 2021.Saat ini Relawan Sahabat Ganjar telah memiliki struktur resmi pengurus di seluruh Indonesia, di 34 provinsi dan 51 kota. Saat ini Sahabat Ganjar sudah mengepakkan sayapnya hingga ke luar negeri, yaitu di Hongkong, Macau, Jepang, Taiwan, Inggris, Singapura, Italia, Belanda, Malaysia, Arab Saudi, Australia, Selandia Baru, USA, Austria, Spanyol, UEA, dan Prancis.
Baca Juga: CHIMIngit Kakak, Kotak Kebahagiaan untuk Warganet yang Terdampak Pandemi
Berita Terkait
-
Kena PHK Akibat Pandemi Covid-19, Warga Tasikmalaya Pilih Jualan Layang-layang Kuntilanak
-
Kakorlantas Polri Gandeng Kyai Bagikan 2.000 Paket Sembako Kepada Petani Banten
-
Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi, Ini Empat Strategi Kemensos
-
Peduli Warga Terdampak Covid-19, Semen Gresik Salurkan 2.000 Paket Sembako
-
Kakorlantas Bagikan 1.000 Paket Sembako ke PKL Terdampak Pandemi di Jakarta
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Ibu Rumah Tangga Jadi Pengedar, Ambil 3.453 Paket Sabu di Tong Sampah Minimarket Bojonegara
-
Sungai Ciujung Menghitam dan Berbau Menyengat, Warga Serang: Mau Tidur Saja Enggak Nyaman