SuaraBanten.id - Perolehan medali bagi kontingen Banten di PON XX Papua 2021 bertambah. Kali ini kembali disumbangkan dari cabang olahraga biliar.
Lewat atletnya Adi Braja yang turun di nomor english point semifinal PON 2021 Biliar, kontingen Banten meraih medali perunggu.
Adi harus puas meraih medali perunggu setelah langkahnya dihentikan wakil Sumatera Utara, Morlando Sihombing.
Bertanding di GOR SP 5 Mimika, Papua, Adi kalah dengan skor 149-240 pada, Kamis (7/10/2021).
Pelatih biliar Banten Andreas Nataliano mengatakan laga ini berjalan ketat. Baik Braja dan Morlando saling mengejar poin di laga semifinal ini.
Sayangnya Braja kurang beruntung dan akhirnya Morlando berhasil unggul mengumpulkan poin. Skor akhir laga ini milik Sumatera Utara.
"Pertandingan ketat kami sempat saling mengungguli dalam poin. Akhirnya kami harus mengakui keunggulan Morlando dan gagal melaju ke final," jelasnya.
Terkait medali perunggu yang didapat, Andreas mengaku kurang puas sebab target awal untuk nomor ini adalah emas.
Namun ia tetap bangga sebab berhasil membawa pulang medali dan menjaga tradisi medali di PON Papua.
Baca Juga: PON Papua: Dikalahkan Jatim, Pelatih Kaltim Akui Lini Belakangnya Kurang Komunikasi
"Target kami dari awal adalah emas. Medali perunggu pertama dihasilkan Purtrini Sianturi dari nomor bola 10 single putri," imbuh dia.
Ia menambahkan peluang Banten menambah medali masih terbuka dari beberapa kelas yakni bola 9 single putri, english frame dan bola 10. Atlet yang bertanding akan konsen untuk mempersembahkan medali emas.
Berita Terkait
-
Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri
-
Banten Media Hub 2026 Dorong Keberlanjutan Media Lokal di Tengah Perubahan Digital
-
Banten Media Hub 2026: Saatnya Media Lokal Mencari Sumber Pendapatan Baru
-
Diduga Tercemar, Sungai Ciujung Berubah Hitam dan Berbau
-
Polisi Buru Pelaku Utama Pendorong Pria hingga Tewas dari Lantai Dua Tempat Biliar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi