"Ah masa... Yaudah ini jadinya gimana nih...," lanjut polisi bertanya.
"Ya terserah bapak aja," jawab perempuan itu.
Setelah itu sang polisi mengeluarkan kertas merah yang diduga kertas tilang dan melanjutkan pertanyaannya kembali.
'nomor kamu berapa?," ucap polisi sambil mencatat nomor namun tak mengisi kertas itu.
Setelah itu sang polisi memberikan surat-surat pengendara dan melepaskannya.
Saat sudah dekat kosan sekira pukul 03.00 WIB dini hari ia mendengar suara chat masuk ke handphonenya dan ternyata ada chat dari sang polisi tersebut. Lantaran tak dibalas sang polisi malah menelpon pada pukul 03.30 WIB.
Meski telpon tak diangkat dan chat tidak dibalas sang polisi malah lebih intens menghubungi perepuan itu. Bahkan dalam chatnya sang polisi meminta untuk main ke kosan.
Santri menambahkan, meski dirinya tidak mengangkat telpon tersebut. FA terus berusaha menghubunginya, bahkan membuat dirinya merasa ketakutan dengan perbuatan oknum polisi tersebut.
"Eh siangnya, dia makin intense, ngechat gue. Gak gua bales, dia nelpon-nelponin gue, sambil ngechat gue....serem banget...," tulisnya.
Baca Juga: Terperosok di Proyek Jembatan di Kawasan Industri Olek Tangerang, Pemotor Tewas
Santri mengaku kesal dengan oknum polisi itu, namun dirinya tidak bisa berbuat banyak perihal peristiwa tersebut.
Ia juga mengingatkan kepada seluruh warga tangerang, khususnya wanita untuk tidak melihat muka dari polisi tersebut.
"Gua gemes banget, pengen gua engga sensor. Tapi tau sendiri ITE. Intimya kalau ditilang, liat mukanya baik-baik sama tanya namanya," tandasnya.
Kontributor : Muhammad Jehan Nurhakim
Tag
Berita Terkait
-
300 Warga Tangerang Ditargetkan Terima Pemeriksaan Mata Gratis dan Bantuan Kacamata
-
Muhammad Toha Curi Perhatian Media Malaysia usai Tampil Solid Lawan JDT di Piala FA
-
14 Siswi SMP Tangsel Jadi Korban Bullying Minuman Racikan, Ketua Komisi X DPR: Ini Sangat Ekstrem
-
Montir Tangerang Ditagih Pajak Mobil McLaren Rp 137,4 Juta: Makan Saja Saya Susah
-
Persija Kena Denda Rp90 Juta, Shin Tae-yong Sentil The Jakmania soal Kericuhan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu