SuaraBanten.id - Pemkab Tangerang akan memeriksa perizinan dan pengawasan terhadap seluruh pengelola objek wisata di Kabupaten Tangerang.
Hal ini merupakan buntut dari aksi foto bugil yang diduga terjadi di objek wisata Tebing Koja, Solear, Kabupaten Tangerang, yang viral di media sosial.
Plt Kepala Bidang Budaya dan Pariwisata pada Diporabudpar Kabupaten Tangerang, Mamat Mathlubi menyesalkan aksi itu karena pesona tebing batu dan pemandangan tempat itu dijadikan lokasi yang tak senonoh.
"Kami menyesalkan terjadinya kegiatan yang tidak sesuai dengan norma-norma dalam kehidupan, namun saat ini sudah dalam penyelidikan kasus tersebut," ucap Mathlubi dikutip dari Bantennews.co.id—jejaring Suara.com—Minggu (26/9/2021).
Mathlubi menjelaskan, pihaknya kini tengah menyelidiki aksi foto bugil yang diduga dilakukan di objek wisata Tebing Koja bersama Polresta Tangerang, Polsek Tigaraksa, dan unsur Kecamatan Solear.
"Disporabudpar tentunya akan melaksanakan pengawasan yang lebih intensif lagi terhadap seluruh objek wisata yang ada di Kabupaten Tangerang, yang melibatkan semua aspek dari masyarakat, pihak kecamatan, TNI, Kepolisian, dan kelompok kader wisata," jelasnya.
Menurutnya, untuk objek Tebing Koja pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak pengelola untuk mengurus perizinan usaha wisata tersebut.
Namun dari pihak pengelola belum mengurus perizinannya hingga saat ini dan masih dikelola oleh pribadi.
Sekedar informasi, sampai hari ini pihak Kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi terkait beredarnya foto dan video tindak asusila yang diduga terjadi di Tebing Koja.
Baca Juga: Pagi Hingga Malam Tangerang Diprediksi Hujan: Prakiraan Cuaca BMKG 26 September 2021
Berita Terkait
-
Membongkar Jebakan Kemiskinan Spasial Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang
-
Tersembunyi di Sukabumi: Ungkap Pesona Gua Buniayu, dari Kegelapan Total hingga Keajaiban Stalaktit
-
Siswa 13 Tahun Tewas di Sekolah Internasional Gading Serpong, Diduga Jatuh dari Lantai 8
-
Cegah Pencemaran, TPA di Jabodetabek Diminta Tutup Tumpukan Sampah
-
Kelas Rusak, Guru Mengundurkan Diri: Realitas Miris di SMK Al-Anshor Tangerang
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Lawan Balik! Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Tukang Opang di Pandeglang Gugat Gubernur dan Bupati
-
Biaya Service AC Mobil Membengkak? Bisa Jadi Karena Oli & Dryer Terlambat Diganti
-
Tukang Ojek di Pandeglang Jadi Tersangka Usai Penumpang Tewas Akibat Jalan Berlubang
-
Jalan Perbatasan Lebak-Bogor Rusak Parah, Menko AHY: Saya Cek Langsung dan Dorong Perbaikan
-
Sopir Truk Wajib Tahu! Ini Aturan Pembatasan Operasional di Merak dan Ciwandan