SuaraBanten.id - Baru-baru ini pria yang mengaku sebagai Raja Kerajaan Angling Darma beranama Iskandar Jamaludin Firdos viral di media sosial.
Pria yang disebut Raja Iskandar Jamaludin Firdos merupakan warga Kampung Salanghari, Desa Pandat, Kecamatan Mandalawani, Pandeglang.
Pria yang juga seringkali dipanggil Baginda Iskandar Jamaludin Firdos ini dikenal lantaran kedermawanannya kepada warga sekitar. Ia seringkali memberi santunan kepada anak yatim hingga membangunkan puluhan rumah warga masikin di Pandeglang.
Kali ini, SuaraBanten.id merangkum fakta terkait Iskandar Jamaludin Firdosa. Langsung saja yuk kita simak 4 fakta Raja Iskandar Jamaludin Firdos.
1. Klaim Keturunan Sultan Hasanuddin
Pria yang mengklaim dirinya Raja Iskandar Jamaludin Firdos yang merupakan raja dari Kerajaan Angling Darma itu mengklaim dirinya merupakan keturunan dari Kesultanan Banten.
Ia mengaku merupakan keturunan dari salah satu Raja di kesultanan Banten yakni Sultan Hasanuddin. Hal tersebut diungkapkan salah satu pengikutnya yakni Aki Jamil yang beberapa waktu terakhir ditemui BantenHits.com-Jaringan SuaraBanten.id.
Sementara, makna dari kata Angling Darma yang digunakan oleh Baginda untuk kerajaannya adalah membaktikan diri pada sang pencipta dan pada sesama.
“Jadi Angling Darma itu anging mendarama dan membakti jadi bukan hanya Baginda saja kita juga harus mendarma sama yang maha kuasa, membakti sama yang maha kuasa dan yang diciptakan juga,” ungkap salah satu pengiktnya Aki Jamil
Baca Juga: Beristri 4 dan Membangun Puluhan Rumah Warga Miskin, Ini Sosok Iskandar Jamaludin Firdos
2. Bangun Puluhan Rumah Warga Miskin
Masih menurut pengikutnya Aki Jamil, dirinya biasa menyebut Iskandar Jamaluddin Firdos dengan sebutn Baginda. Ia menuturkan baginda merupakan sosok seorang raja yang adil dan bijaksana terutama pada warga yang kurang mampu, tercatat sudah 35 rumah warga miskin yang dibangun olehnya tersebar di Kecamatan Mandalawangi, Pagelaran dan Menes.
“Ada keturunan juga sultan di Banten. Tidak hanya untuk janda tapi yang punya suami juga tetap rumahnya yang tidak layak Baginda bangun dengan anggaran dari manapun, tidak dibantu dari pemerintah, sumbangan proposal dan lainnya itu murni punya Baginda. Pada intinya Baginda itu punya hati yang adil dan bijaksana jadi sosok Baginda ini punya hati yang adil dan bijaksana,” tutur Jamil.
3. Kenakan Pakaian Bernuansa Kerajaan Islam
Iskandar Jamaludin Firdos kerap berpenampilan busana seperti raja kerajaan Islam. Terbaru, Minggu (19/9/2021) ia mengenakan pakaian serba hitam bak baju kerajaan dengan kopiah hitam berlambang rajawali di bagian atas kanan.
Iskandar Jamaludin Firdos duduk di kursi yang didesain seperti singgasana kerajaan.
Tag
Berita Terkait
-
Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari
-
Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
-
Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM
-
Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer
-
Warga Carita Gelar Doa untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang