SuaraBanten.id - Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin ikut angkat suara soal pengkrtik santri penghafal Alquran tutup kuping saat ada musik.
Dengan tegas, Novel Bamukmin menyatakan pihak pengkritik santri patut dipertanyakan keimanannya.
Novel bahkan menuding mereka yang mempersoalkan itu mungkin Komunis anti tuhan.
Diketahui, belakangan video santri penghafal Alquran tutup kuping saat ada musik di area tunggu vaksinasi viral di media sosial dan jadi sorotan publik.
Menurut Novel, justru begitulah santri yang sebenarnya sedang menjaga akidah, syariat, dan akhlak.
“Sehingga kalau ada orang yang mempersoalkan ketaatan santri yang begitu luar biasa, patut dipertanyakan keimanannya,” katanya dilansir dari Terkini.id-Jaringan Suara.com, Jumat (17/9/2021)
Novel mengatakan, mungkin orang yang berpaham komunisme memang akan sangat anti terhadap orang yang taat kepada agamanya.
“Karena jelas komunis anti-Tuhan serta memang ingin memenggal unsur Ketuhanan,” ujarnya.
Novel Bamukmin juga lantas menyebut paham lain yang menurutnya tak kalah berbahaya, yakni paham Sepilis.
Baca Juga: Komentari Santri Tutup Telinga Saat Dengar Musik, Ustaz Derry Sulaiman Tuai Pro Kontra
“Karena semua kesesatan dibela atas nama agama, termasuk PKI,” katanya.
Sejalan dengan Novel, Aziz Yanuar mengatakan bahwa aksi tutup telinga para santri itu adalah yang hal baik.
Pengacara Rizieq Shihab itu menyebut, masyarakat wajib menghormati apa yang dilakukan para santri, apalagi jika menjunjung tinggi Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.
“Karena memang untuk menghafal Al-Qur’an seperti itu,” kata Aziz Yanuar.
Tag
Berita Terkait
-
Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris PT HIN, Pendiri ACTA Pasang Badan: Apa yang Salah?
-
Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang
-
Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN
-
Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
-
4 Syarat Novel Bakmumin Agar Laporan ke Pandji Pragiwaksono Dicabut
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan
-
Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri
-
Berawal dari Niat Jahat Sopir dan Kernet, Bisnis Gelap Rokok Polos di Banten Berakhir di Jeruji Besi
-
Minimalisir Terpapar Pinjol, Puluhan Mahasiswa Diedukasi Literasi Keuangan
-
Komisi III Sorot Kelebihan Bayar Rp1,5 Miliar pada Proyek RSUD Cilegon: Harus Ada Pertanggungjawaban