SuaraBanten.id - Pengamat Politik Rocky Gerung kritik Yasonna Laoly saat datangi TKP Lapas Tangerang terbakar. Rocky Gerung kritik Yasonna Laoly menyoroti tidak ada kesan wajah bersalah atas kebakaran Lapas Tangerang yang menewaskan 44 napi.
Rocky Gerung juga soroti sikap dan pakaian Meteri Yasonna Laoly yang tak mencerminkan kesedihan.
“Ngapain menteri datang pakai baju mentereng, kayak koboi. Padahal dia kan bisa datang dengan satu tim lalu ucapkan kesedihan, karena kebakaran itu kelalaian pengawasan. Dan menteri adalah panglima tertinggi dari bencana itu,” kata Rocky di saluran Youtube-nya, dikutip Hops.id-Jaringan Suara.com, Kamis (9/9/2021).
Dalam kesempatan itu, Rocky Gerung heran dengan perangai Yasonna Laoly yang seolah tak merasa bersalah dengan peristiwa itu. Dia juga ikut kembali menyoroti pakaian, dengan menggunakan baju merah khas partainya PDIP, lengkap dengan bintang-bintang, padahal dia sipil.
“Padahal ada standar etik, apalagi dalam situasi seperti ini,” katanya seraya setuju dengan loyalitas pada partai harus lepas ketika negara membutuhkan.
Rocky skak Menteri PDIP
Pada kesempatan itu, dia juga menyinggung raut wajah Menteri Yasonna yang seolah tak merasa bersalah ketika memberi penjelasan.
“Enggak ada kesan wajah merasa bersalah itu, bahkan masih ada rasa sedikit ngeyel begitu,” katanya.
Padahal dalam standar etik dunia, mestinya Menteri Yasonna dinilai patut mundur karena kegagalannya. Sebab sudah jelas terbukti ada prinsip-prinsip sesuatu yang membahayakan. Apalagi sudah menjadi rahasia umum jika sistem infrastruktur penjara di Indonesia overload.
Baca Juga: Lapas Tangerang Kebakaran, Polda Metro Jaya Periksa 22 Saksi
Karena overload itupula, lanjut Rocky, bisa saja membuat tindakan nyolong listrik, karena besarnya beban penghuni. Hingga akhirnya menyebabkan kejadian korsleting listrik pada kasus kemarin.
Dia meminta agar Pemerintah mengevaluasi teknis, termasuk etis dalam peristiwa mengerikan kemarin. Di mana kasus tersebut sampai ramai disorot mancanegara.
“Ini yang betul-betul sangat memalukan, kita salah merawat sistem pemasyarakatan. Sistem pengadilannya juga kacau. Maka itu, fisik sudah terbakar, sisi penegakan lebih dulu terbakar,” katanya.
Berita Terkait
-
Rocky Gerung Soroti Praktik Penyadapan Ilegal Oknum Kepolisian ke Prabowo
-
Respon Pernyataan Rocky Gerung, Menteri Hukum: Besok kalau Saya Salah, Dibilang Dungu
-
Sindir Gaji Wantimpres, Rocky Gerung: Saya Ceramah Satu Jam Dibayar Rp300 Juta!
-
Kritik Pedas Rocky Gerung di Hadapan Mahasiswa: "Separuh dari Kabinet Itu Dungu!"
-
Rocky Gerung Kritik Derasnya Pemberitaan Negatif Program MBG dan Kopdes
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan
-
Kakorlantas dan Astamaops Polri Cek 3 Pelabuhan di Cilegon, Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru
-
Kabur Saat Didatangi Petugas, Sepasang Sejoli Nabrak Polisi di Tol Rangkasbitung Ditangkap
-
Pesta Nelayan Cituis Jadi Ruang Merawat Tradisi dan Kebersamaan Warga Pesisir Tangerang
-
Lebih dari 90 SPPG di Banten Kena Suspend, Ternyata Ini Penyebabnya