SuaraBanten.id - Salah satu talent program 'Lapor Pak' tegaskan tak akan undang Saipul Jamil. Hal tersebut diungkapkan Kiky Saputri yang merupakan salah satu talent 'Lapor Pak'
Pernyataan Kiky Saputri menanggapi foto di balik layar yang memperlihatkan sosok Saipul Jamil dan Wendi Cagur. Kiky Saputri bahkan menyatakan talent dan produser sepakat tidak mengundang Saipul Jamil.
"Stasiun tv hilang nalar kewarasan, tak punya empati dan simpati bahwa korban pelecehan menderita seumur hidup, membuat pelaku seperti tidak pernah melakukannya, munafik seperti orang-orang yang dikritisi dalam berita dan talkshow mereka..Begini amat cari makan..karma has no deadline..wait!!" tulis akun Ezk****nto.
"Itu bukan Lapor Pak, itu BTS. Itupun tidak jadi ditayangkan. Karena keberatan dari beberapa pihak talent. Foto yg beredar berasal dari Manager yg bersangkutan saat tapping," ungkap Kiky Saputri.
Kemudian, Kiky Saputri ditanya soal reaksinya jika suatu saat nanti Saipul Jamil diundang di acara "Lapor Pak". Kiky Saputri pun secara tegas mengatakan bahwa produser, kru, hingga talent acara "Lapor Pak" berkomitmen untuk tidak mengundang Saipul Jamil.
"Produser kami (LAPOR PAK) tidak akan mengundang. Terimakasih. Crew dan seluruh talent Lapor Pak sudah bersikap untuk tidak mengundang. Jadi tidak ada lagi 'kalau seandainya… kalau seandainya..' Karena kami memang tidak akan mengundang," ujar Kiky Saputri.
Saipul Jamil memang menjadi sorotan sejak dinyatakan bebas pada Kamis (2/9/2021). Bukan hanya karena penyambutan luar biasa dan gaya parlentenya naik mobil porsche, tapi juga karena banyaknya tawaran pekerjaan untuk pedangdut berusia 41 tahun itu kembali ke layar kaca.
Sejak hari pertama kebebasannya, Saipul Jamil langsung roadshow di program talkshow televisi swasta.
Sementara di sisi lain, mereka yang menandatangani petisi itu merasa, korban pedofilia dari Saipul Jamil masih berjuang untuk bisa mengatasi traumanya.
Berita Terkait
-
Panas! Disindir Dicariin Masyarakat, Kiky Saputri Sebut Barisan Sakit Hati Pilpres
-
Sukses Gandeng Saipul Jamil dan Aldi Taher, Neng Dessy Kini Fokus Cetak Talenta Baru
-
Manipulasi Kursi Bioskop: Mengapa Strategi 'Bom Tiket' Tidak Pernah Bisa Membohongi Hati Penonton
-
Sempat Simpang Siur, Kiky Saputri Kini Bantah Tuduhan Jadi Buzzer dan Tegaskan Tak Terima Bayaran
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu