SuaraBanten.id - Reza Pardede atau lebih dikenal Coki Pardede baru-baru ini menjadi perhatian publik. Coki Pardede ditangkap karena kasus narkoba jenis sabu.
Kepada polisi, Coki Pardede akui pakai sabu sudah 8 bulan. Menurut pengakuannya, Coki Pardede pernah berhenti konsumsi sabu namun kembali menggunakannya lagi.
Coki Pardede ingin berhenti nyabu diungkap Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Pratomo Widodo usai pemeriksaan.
"Kalau dari pengakuan, udah pakai 8 bulan. Dia (Coky Pardede) pernah berhenti. (Tapi) Enggak bisa, tubuhnya pengen lagi," ungkapnya kepada awak media, Kamis (2/9/2021).
Pratomo juga mengatakan, Coki menggunakan barang haram tersebut dengan cara yang berbeda, yakni dengan menggunakan alat suntikan.
"Itu dia menggunakannya dengan cara yang berbeda. Dimasukin jarum suntik sabu-sabunya dicampur air," katanya.
Berdasarkan pemeriksaan, Pratomo mengatakan, Coki menggunakan barang haram tersebut itu agar percaya diri tampil di publik.
"Jadi gini, dia pertamanya itu nyoba untuk bisa tampil percaya diri di depan publik," katanya.
Dari hasil tes urin yang dilakukan polisi, Coki Pardede positif amfetamin.
Baca Juga: Coki Pardede Ditangkap, ICJR Singgung UU Narkotika Gagal dan Kriminalisasi Pemakai
"Hasil tes urin sudah kita lajukan pemeriksaan dan positif amfetamin," ujar Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Pratomo Widodo saat ditemui di Polres Metro Tangerang, Kamis (2/9/2021).
Pratomo tidak bisa menjelaskan berapa berat dari narkoba tersebut. Namun, Ia hanya menyebut, barang bukti yang diamankan pihak kepolisian adalah alat hisab dan sabu.
"Barang bukti alat untuk menggunakannya (alat hisab) dan sabu, Sementara masih kita lakukan pemeriksaan (berapa berat sabu tersebut). Nanti untuk kabar selanjutnya akn kita sampaikan ke media," tandasnya.
Kontributor : Muhammad Jehan Nurhakim
Berita Terkait
-
Habib Ja'far dan Coki Pardede Akhirnya Reuni, Kasus Onad jadi Titik Balik
-
Pandji Pragiwaksono Tanggapi Sindiran Tretan Muslim dan Coki Pardede Bareng Wapres Gibran
-
Sikap Terbuka Gibran Hadapi Kritik Mens Rea: Jangan Bully Anak Istri Pandji Pragiwaksono
-
Puji Pandji Pragiwaksono Lucu, Gibran Rakabuming Raka Sebut Ada yang Lebih Parah dari Mens Rea
-
Sambung Candaan Pandji, Coki Pardede dan Tretan Muslim Kasih Kopi ke Gibran Biar Tak Ngantuk
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Takut Diamuk Massa, Alasan Sopir Truk Fuso Kabur Usai Tabrak Lari Tokoh Pramuka
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga 200 Ribuan Kualitas Sultan
-
4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel