SuaraBanten.id - Akibat terbakar api cemburu wanita transgender di Cilegon disiram minyak panas lalu dikunci saat teriak kesakitan.
Transgender berinisial NC (28) harus menjalani perawatan intensif lantaran mengalami luka melepuh disekujur tubuh lantaran disiram minyak panas oleh pacarnya berinisial SL.
Transgender disiram minyak panas terjadi di Kelurahan Bendungan, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Kamis (5/8/2021) lalu.
Dikatakan NC kepada awak media, NC menduga pacarnya itu nekat menganiaya dirinya karena terbakar cemburu.
“Dia sempat tahu juga saya pacaran sama orang lain, dia mungkin jengkel, cemburu, dari situ mungkin dia mikir kemana-mana, terus sampe berani melakukan hal itu,” kata NC saat dikonfirmasi awak media di rumah orangtuanya, Sabtu, 7 Agustus 2021.
NC mengaku, peristiwa penganiayaan sadis itu terjadi saat dirinya sedang mandi di salon miliknya. Saat itu, tiba-tiba pelaku memanggil-manggil namanya.
“Ketika saya sedang asik mandi saya mendenggar panggilan, saya langsung menyudahi mandi. Pas saya buka pintu dengan bertelanjang, saya langsung disiram dengan minyak mendidih yang sudah dipersiapkan olehnya,” ungkap NC.
NC mengungkapkan dirinya sempat minta tolong kepada warga karena usai di siram minyak panas ia mengalami luka melepun dan rasa sakit yang sangat luar biasa.
“Saya mengerang kesakitan, hampir seluruh badan sampai muka melepuh akibat diguyur minyak yang mendidih itu. Saya berteriak tapi dia tidak memperdulikan saya. Jahatnya saya dikunci dari luar sehingga saya terkunci dari dalam untung ada warga yang nolong,” ungkapnya.
Baca Juga: Mengenal Quinn, Pesepak Bola Transgender Pertama yang Sabet Emas Olimpiade
“Terus abis nyiram langsung kabur bawa data penting kaya kartu ATM 2, NPWP, KTP, kalung 15 gram, cincin 5 buah, handphone Iphone, sama motor scoopy, berikut uang tunai Rp800 ribu, mungkin nyampe 20 jutaan, tabungan selama kerja dibawa semua,” tandasnya.
Karena luka yang dialaminya, korban tidak bisa membuka salon lagi. Padahal a harus menghidupi ayahnya yang terkena stroke dan ketiga adiknya yang masih butuh biaya untuk bersekolah.
“Saya berharap saya cepat pulih dan bisa membuka salon lagi kasihan Ayah saya yang terkena stroke perlu biaya untuk berobat dan adik saya yang masih kecil – kecil,” katanya.
Ia tidak bisa memaafkan perlakuan SL yang sudah menyiram separoh tubuhnya dengan minyak panas.
Menurut NC, kasus ini sudah dilaporkan ke kepolisian. Dia berharap polisi secepatnya menangkap SL dan diberikan hukuman yang setimpal sesuai perlakukan sadis kepadanya.
“Pokoknya saya nggak memaafkan dia. Saya enggak rela. Saya berharap pihak berwajib secepatnya menangkap SL dan di hukum dengan seberat – beratnya,” ucapnya sambil merintih menahan sakit.
Berita Terkait
-
Mulut Kotor Donald Trump Serang Rival Demokrat di Pilpres Senat AS
-
5 Zodiak yang Kalau Cemburu Diam Tapi Sangat Berbahaya
-
4 Zodiak Paling Lihai Menyembunyikan Rasa Cemburu di Depan Pasangan
-
Heboh Arya Wedakarna Nongol di Acara Miss Transgender, Sosok Berseragam Militer Jadi Gunjingan
-
Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
MALIKA for Urban Studies Soroti Pelanggaran Fungsi Sungai Cisadane di Tangerang Raya
-
Pemprov Banten Siapkan 600 Siswa Masuk Barak TNI, Pengamat Pendidikan Kritik Program
-
Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026
-
Mengabdi Tanpa Henti, Kisah Guru MDA di Lebak yang Tetap Tersenyum Meski Digaji Rp150 Ribu per Bulan
-
Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan