SuaraBanten.id - Singgung pengkritik Presiden Joko Widodo atau Jokowi ditangkap, pria Aceh tuding Jokowi sogok polisi.
Pria Aceh singgung pengkritik Jokowi ditangkap hingga tuding Jokowi sogok polisi melalui unggahan video Instagram.
Video pria Aceh singgung pengkritik Jokowi ditangkap hingga tuding Jokowi sogok polisi viral setelah diunggah akun Instagram @cetul.22.
Pria tersebut sebut Indonesia merupakan negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.
“Kau Jokowi di zaman kau sekarang sudah melampau. Berapa ramai orang yang kau tangkap, orang yang kau penjarakan, orang-orang yang mengkritik kau. Negara Indonesia negara demokrasi, tapi yang mengkritik kau, semua kau polisikan,” katanya.
Dalam video tersebut, pria itu menganggap Jokowi telah menyuap polisi dan tentara untuk melakukan apa yang Jokowi kehendaki.
“Sekarang semua polisi-polisi kau sogok. Kalau polisi melawan kau buang jabatan. Tentara-tentara semua kau sogok, tentara melawan kau buang jabatan. Sehingga kau hancurkan umat Islam dengan umat Islam, sungguh jahaman kau Jokowi. Kau tak tahu malu, persis kau macam muka b*b*,” urainya.
Lebih lanjut, pria itu mengingatkan Jokowi untuk tidak menyalahkan orang Aceh seandainya mereka meminta merdeka dari Indonesia.
“Ini semua otak PKI, yang disiarkan oleh otak Megawati ke otak Jokowi. Jokowi menurunkan kepada bawahannya kepada anjing-anjing-anjing penjilat Jokowi. Ingat, Jokowi, jangan kau buat bangsa Aceh marah. Ingat, Jokowi, jangan kau salahkan bangsa Aceh di saat bangsa Aceh minta pisah, minta merdeka,” kata dia.
Baca Juga: Viral Pria Aceh Sebut Jokowi Laknatullah Hingga Ancam Tembak Kepala Jokowi
Sebelumnya diberitakan, Viral pria Aceh sebut Presiden Joko Widodo atau Jokowi laknatullah, pria itu bahkan ancam tembak kepala Jokowi.
Video pria Aceh sebut Jokowi laknatullah hingga ancam tembak kepala Jokowi viral setelah diunggah akun Instagram @cetul.22
Dalam unggahan video tersebut, pria itu awalnya menuding Jokowi anggota Partai Komunis Indonesia atau PKI. Ia juga menuding Jokowi sengaja jadikan Aceh zona merah Covid-19.
“Kau PKI, jangan jadi jahanam kau Jokowi ya! Kau jangan jadi jahanam! Kau masukkan PKI ke Aceh dengan alasan Aceh zona merah corona,” ujar pria yang tak diketahui namanya tersebut, dikutip dari Hops.id-Jaringan Suara.com, Senin (26/7/2021).
Dalam video tersebut, pria itu menunjuk-nunjuk foto Jokowi dengan jarinya, pria itu juga mengutarakan kekesalannya lantaran Jokowi tidak mundur dari jabatannya. Bahkan, dia ancam tembak kepala Jokowi menggunakan senapan jenis sniper.
“Kau memang muka *nj*ng. Kau disuruh mundur tak mau mundur. Kau mau di-sniper di kepala kau baru kau mau mundur? (Biar) nyawa kau masuk dalam kubur,” tuturnya.
Tag
Berita Terkait
-
Jokowi Pamer KTA PSI, Andreas PDIP Berkelakar: Tunjukin Juga Dong Ijazahnya
-
Jokowi Hanya Jadi Role Model Kader PSI, Pakar: Bukan Panutan Masyarakat Luas
-
Jokowi Sesumbar PSI Jadi 'Ancaman', Pengamat: Tanda Pecah Kongsi dengan Prabowo
-
Jokowi Belum Beri Dampak Signifikan, PSI Dinilai Masih Jadi Partai Gurem
-
Peluang Gantikan Kaesang Terbuka Lebar, IPO: Akan Berbeda jika Jokowi Sendiri yang Memimpin PSI
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Polda Banten Ungkap Identitas Mayat Terapung di Perairan Lampung
-
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Warga di Serang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
-
Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL
-
Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi
-
Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD