SuaraBanten.id - Tolong Bupati Pandeglang Irna Narulita, bayi 11 bulan di Cisata Pandeglang idap tumor dan butuh bantuan pengobatan.
Bupati Pandeglang Irna Narulita nampaknya perlu tahu dan turun langsung membantu bayi 11 bulan bernama Kaffa di Kecamatan Cisata Pandeglang yang mengidap tumor di bagian pinggang.
Kaffa idap tumor di bagian pinggang, Persatuan Mahasiswa Cisata atau Permata galang dana untuk membantu Kaffa.
Penggalangan dana dilakukan di sepanjang jalan Cisata-Menes. Selain menggalang dana di jalan, mereka juga keliling rumah warga hingga membuka donasi untuk mengumpulkan biaya operasi Kaffa.
“Ini bentuk kepedulian Permata terhadap warga yang mengidap tumor. Karena tolong menolong terhadap sesama itu bagian dari kewajiban kita, terlebih Balita pengidap tumor ini adanya di wilayah Cisata,” kata Ketua Permata, Erik Sabtu (24/7/2021).
Kata Erik, hasil penggalangan dana tersebut akan langsung diserahkan kepada pihak keluarga di Kampung Bongbong, Desa Pasireurih, Kecamatan Cisata.
“Penggalangan dana yang kami lakukan selain di jalan, kami juga membuka donasi. Siapapun yang ingin membantu silahkan menghubungi Permata,” katanya.
Sikonfirmasi terkait hal tersebut, Sementara Camat Cisata, Atang Suhana saat menjenguk ke kediaman keluarga pengidap tumor tersebut mengaku, akan membawa balita berumur 11 bulan tersebut ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.
“Akan dirujuk ke RSCM untuk mendapatkan penanganan pihak medis. Mudah-mudahan nanti proses operasinya lancar dan si anak itu bisa segera pulih kembali,” tutupnya.
Baca Juga: Terungkap! Bupati Pandeglang Irna Terpapar Covid-19 Varian Delta Diduga Gegara Ini
Kontributor : Saepulloh
Berita Terkait
-
Profil Bupati Pandeglang: Lantik Tersangka Pidana Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli Hukum
-
Bupati Pandeglang Tuai Kontroversi Usai Lantik Tersangka Kasus Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli
-
Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara
-
Tolak Kerja Sama TPA Bangkonol, Warga Buang Sampah di Kantor Bupati Pandeglang
-
Gabungan Harta Kekayaan Mertua Beby Tsabina, Dituding Bangun Politik Dinasti
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi